otomotif1.com

CEO GAC Govy: Baterai Solid-State adalah Jalur Penting untuk Mobil Terbang

GAC Govy AirCab eVTOL mobil terbang baterai solid-state
On 29 May, GAC Govy’s first multi-rotor product, the AirCab, rolled off the production line.

Su Qingpeng, CEO GAC Govy, menyatakan baterai solid-state adalah jalur penting bagi mobil terbang. Perusahaan menargetkan komersialisasi eVTOL pada 2027.

Ukuran teks

Su Qingpeng, pendiri dan CEO GAC Govy, perusahaan mobilitas rendah yang diinkubasi GAC, menegaskan bahwa baterai solid-state merupakan jalur penting bagi masa depan mobil terbang.

Pernyataan ini disampaikan dalam laporan Yicai.

Menurut Su, industri mobil terbang kini memasuki fase kritis verifikasi untuk operasi komersial dan produksi massal.

Pasar modal pun mulai beralih dari fokus pada parameter teknis ke metrik praktis seperti volume pengiriman, profitabilitas, dan jadwal sertifikasi kelaikan udara.

Su membandingkan kondisi industri mobil terbang saat ini dengan awal mula kendaraan listrik satu dekade lalu.

Ia mencatat bahwa kendaraan energi baru baru memasuki periode pertumbuhan pesat setelah pangsa pasarnya melebihi 7%.

Ia memprediksi perkembangan mobil terbang akan lebih cepat, dengan siklus komersial tertutup diperkirakan tercapai pada 2030.

Produksi dan Sertifikasi Govy AirCab

Produk unggulan GAC Govy, Govy AirCab, mulai dipra-pesan pada 2025 dan resmi keluar dari jalur produksi pada Mei 2026.

Perusahaan berencana menyelesaikan verifikasi kelaikan udara dan mengajukan Sertifikasi Tipe (TC) pada akhir tahun ini, dengan Sertifikasi Produksi (PC) diharapkan pada paruh pertama 2027.

Pada 29 Mei, produk multi-rotor pertama GAC Govy, AirCab, keluar dari jalur produksi.

Su memperkirakan peningkatan pengiriman mobil terbang akan lebih lambat dibandingkan mobil tradisional karena memerlukan pengulangan ekstensif, verifikasi kelaikan udara berkelanjutan, dan validasi proses manufaktur yang kompleks.

Untuk mengatasinya, Govy fokus pada proses produksi modular dan terstandarisasi guna memastikan skalabilitas dan otomatisasi di masa depan.

Mengenai keamanan, Su menyatakan baterai solid-state sangat diperlukan. Baterai ini mengatasi masalah jarak tempuh dan keselamatan tinggi untuk mobil terbang.

Berbeda dengan industri otomotif yang mencari baterai solid-state untuk menekan biaya, ekonomi penerbangan memiliki toleransi biaya lebih tinggi karena biaya pembuatan pesawat tradisional 50 hingga 100 kali lipat lebih mahal dari mobil.

Produksi baterai solid-state dalam jumlah kecil pun sudah layak untuk eVTOL saat ini, dan saat baterai ini diproduksi massal di sektor otomotif, biaya operasional mobil terbang akan semakin turun.

Su menetapkan 2027 sebagai tahun pertama komersialisasi eVTOL berawak.

Jadwal ini sejalan dengan meningkatnya keterlibatan modal milik negara dalam ekonomi rendah di China, yang menjadi landasan pengembangan industri.

Update Terbaru

Lihat semua