Dua anggota Kongres dari Michigan mengusulkan undang-undang untuk melarang kendaraan China masuk ke AS, termasuk yang dikendarai turis dari Kanada dan Meksiko.
Dua anggota Kongres dari Partai Demokrat Michigan kembali menyoroti kendaraan asal China. Mereka mengusulkan undang-undang baru yang menargetkan mobil buatan perusahaan dengan kepemilikan China minimal 15 persen.
Rancangan undang-undang itu bahkan melarang turis asing mengendarai kendaraan China saat berkunjung ke Amerika Serikat.
Perwakilan Haley Stevens dan Senator Elissa Slotkin memperkenalkan Protecting America from Chinese Cars Act pada konferensi Mackinac Policy Conference bulan lalu.
Undang-undang ini bertujuan mencegah kendaraan China masuk ke AS, termasuk melalui perbatasan utara dan selatan. Ini merujuk pada Kanada dan Meksiko yang mulai banyak menggunakan kendaraan China.
Kantor Stevens dan Slotkin mencatat Kanada baru saja mengadopsi mobil listrik China. Sementara itu, kendaraan China telah menguasai sekitar 15 persen pangsa pasar di Meksiko.
Dampak pada Volvo dan Polestar
Aturan ini akan menjadi masalah besar bagi Volvo karena Geely dilaporkan memiliki 78,7 persen saham perusahaan tersebut.
Polestar juga terancam karena lebih dari 20 persen sahamnya dimiliki Geely.
Volvo sebelumnya menghadapi masalah serupa terkait aturan era Biden yang melarang penjualan dan impor sistem perangkat keras dan perangkat lunak kendaraan terhubung dari China dan Rusia.
Namun, pemerintahan Trump baru-baru ini memberikan izin khusus yang melindungi kendaraan dan teknologi Volvo dari larangan tersebut.
Undang-undang baru ini juga memungkinkan pemberian izin khusus untuk kendaraan yang dilarang masuk AS. Namun, izin hanya diberikan dengan kondisi ketat, transparan, dan pengawasan kongres.
Stevens mengklaim aturan ini menutup celah berbahaya yang memungkinkan kendaraan China masuk melalui Kanada dan Meksiko.
Slotkin menambahkan bahwa undang-undang ini melarang kendaraan China jadi melintas dalam kapasitas apa pun, bahkan hanya untuk sehari.
Ini berarti warga Kanada dan Meksiko tidak bisa berkunjung ke AS dengan mobil China mereka.
Slotkin menyebut mobil China sebagai paket pengawasan beroda yang mampu melacak lokasi pengemudi, merekam video gerak penuh, dan memetakan infrastruktur sensitif termasuk militer.
