otomotif1.com

CATL Targetkan 10.000-20.000 Mobil Listrik Pakai Baterai Sodium pada 2026

Ilustrasi baterai sodium-ion CATL untuk mobil listrik
Ni Jun, Chief Manufacturing Officer of CATL.

CATL memperkirakan 10.000 hingga 20.000 kendaraan listrik akan menggunakan baterai sodium-ion tahun ini. Teknologi ini diklaim tahan suhu ekstrem dan menjadi lindung nilai atas fluktuasi harga litium.

Ukuran teks

Produsen baterai asal China, CATL, mempercepat strategi jalur ganda litium-sodium di tengah fluktuasi harga litium global.

Chief Manufacturing Officer CATL, Ni Jun, mengumumkan di Forum Ekonomi Dunia di Dalian bahwa perusahaan menargetkan 10.000 hingga 20.000 kendaraan listrik akan menggunakan baterai sodium-ion tahun ini.

Kinerja Suhu Dingin dan Terobosan Teknologi

CATL telah menginvestasikan hampir 10 miliar yuan (1,5 miliar dolar AS) dalam riset baterai sodium selama satu dekade terakhir.

Tim riset dan pengembangan juga bertambah lebih dari 300 anggota.

Menurut Chief Technology Officer CATL, Gao Huan, inovasi ini meningkatkan kepadatan energi sebesar 50%.

Perusahaan menyebut produknya berada pada tahap tonggak sejarah, dengan produksi massal dijadwalkan pada kuartal keempat tahun ini.

Keunggulan utama baterai ini adalah kemampuan beroperasi normal pada suhu -20°C hingga -30°C.

Hal ini membuka peluang pasar di wilayah dengan musim dingin ekstrem seperti Amerika Utara bagian utara, Kanada, dan sebagian Jepang.

Pada Februari lalu, uji coba di lapangan terbukti di Yakeshi, Mongolia Dalam, menunjukkan kendaraan Changan berhasil melintasi jalan es dan tanjakan curam menggunakan teknologi sodium CATL.

Calvin Quek, Direktur Eksekutif Nature Finance di Oxford Sustainable Finance Group, menyebutnya sebagai momen terobosan bagi teknologi sodium di sektor EV.

Changan dilaporkan akan mulai menjual model dengan teknologi ini pada pertengahan tahun.

Lindung Nilai atas Volatilitas Litium

Kembalinya minat pada baterai sodium didorong oleh lonjakan harga litium yang dramatis.

Data menunjukkan harga litium karbonat China melonjak hampir 190% antara Juni tahun lalu dan 20 April 2026, meningkatkan tekanan biaya bahan baku.

CATL memposisikan baterai sodium sebagai alat manajemen risiko alternatif untuk menghadapi volatilitas tersebut.

Dengan sumber daya sodium yang melimpah secara global, strategi ini bertujuan memperkuat ketahanan rantai pasok dan diversifikasi ketergantungan bahan baku.

CATL juga memandang 2026 sebagai tahun penting, memperkirakan biaya sodium akan setara dengan baterai litium-ion pada akhir tahun ini.

Selain itu, CATL baru saja meluncurkan Tener Sodium, sistem penyimpanan energi baterai sodium anyar.

Pengiriman perdana di China direncanakan pada September tahun ini, sementara pengiriman global dimulai Juni 2027.

Update Terbaru

Lihat semua