otomotif1.com

Lamborghini Urus Performante Facelift Beralih ke Plug-In Hybrid

Lamborghini Urus Performante facelift versi plug-in hybrid
Teaser Lamborghini Urus Performante terbaru

Lamborghini mengonfirmasi Urus Performante facelift akan menggunakan sistem plug-in hybrid menggantikan V8 murni. Debut 1 Juli 2026 dengan tenaga diperkirakan di atas 800 hp.

Ukuran teks

Lamborghini telah mengonfirmasi bahwa Urus Performante akan mendapatkan perubahan besar pada sistem penggeraknya.

Model facelift yang akan debut pada 1 Juli 2026 akan menggunakan sistem plug-in hybrid (PHEV) menggantikan mesin V8 murni yang sebelumnya digunakan.

Langkah ini menandai perubahan fundamental bagi SUV paling keras dari pabrikan Italia tersebut.

Pertanyaan besar muncul tentang bagaimana baterai dan motor listrik akan mempengaruhi bobot kendaraan yang sudah mencapai 4.500 pon sebelum penambahan perangkat keras baru.

Performa dan Tenaga yang Diharapkan

Teaser yang dirilis menjelang peluncuran mengisyaratkan lebih dari sekadar penyegaran kosmetik.

Laporan dari Carbuzz menyebutkan varian Urus baru ini bisa menghasilkan tenaga di atas 800 horsepower, lompatan signifikan dari Performante sebelumnya yang memiliki 657 hp dari V8 4.0 liter twin-turbo.

Menurut Car & Driver, arsitektur PHEV V8 adalah satu-satunya arah penggerak yang dikejar Lamborghini untuk generasi ini. Artinya, Performante dengan mesin pembakaran murni sudah tidak diproduksi lagi.

Dengan tenaga gabungan di atas 800 hp, sistem hybrid ini bukan sekadar kepatuhan regulasi.

Motor listrik memberikan torsi instan pada putaran rendah, yang dapat mempertajam respons akselerasi dari posisi diam dan saat keluar tikungan lambat.

Urus Performante sebelumnya mampu berakselerasi 0-60 mph dalam waktu sekitar 3,3 detik.

Dengan tenaga lebih besar dan bantuan torsi listrik, Lamborghini diperkirakan menargetkan waktu di bawah 3,0 detik.

Bobot dan Karakter Berkendara

Sistem PHEV menambah bobot sekitar 300 hingga 500 pon tergantung kapasitas baterai. Hal ini menjadi tantangan bagi Urus Performante yang sudah dikenal karena kelincahannya meski bertubuh besar.

Penambahan bobot di lantai kendaraan dapat mengubah karakter handling.

Lamborghini belum mengonfirmasi angka bobot akhir sebelum peluncuran, sehingga angka tersebut akan menjadi salah satu hal pertama yang perlu dicermati saat spesifikasi penuh dirilis.

Peralihan antara mode listrik murni, gabungan, dan prioritas pembakaran menjadi kunci. Pengalaman Lamborghini dengan Revuelto menunjukkan bahwa pabrikan ini mampu mengkalibrasi sistem hybrid untuk performa, bukan efisiensi.

Revuelto menggunakan tiga motor listrik yang mengutamakan rasa berkendara.

Di lintasan, torsi tambahan dari motor listrik dapat meningkatkan akselerasi saat keluar tikungan. Namun, bobot tetap menjadi pertanyaan terbuka yang tidak bisa sepenuhnya diatasi oleh penyesuaian perangkat lunak.

Penyegaran Desain dan Detail Facelift

Teaser Lamborghini menunjukkan pembaruan bodi aerodinamis yang sesuai dengan facelift mid-cycle.

Garis lebih tajam serta fascia depan dan belakang yang direvisi membawa Urus lebih dekat ke bahasa desain Huracán dan Revuelto saat ini.

Perubahan visual terlihat signifikan, namun cerita utama tetap pada sektor penggerak.

Spesifikasi yang perlu diperhatikan saat peluncuran 1 Juli meliputi total output sistem, bobot resmi, waktu 0-60 mph, dan jangkauan listrik murni.

Keempat angka tersebut akan menentukan apakah Urus Performante PHEV merupakan langkah maju yang sesungguhnya atau sekadar mobil yang lebih berat dengan angka horsepower lebih besar.

Dengan rekam jejak Lamborghini pada integrasi hybrid Revuelto, ada alasan untuk optimisme hati-hati.

Update Terbaru

Lihat semua