BYD Atto 2 facelift terlihat di China dengan port pengisian belakang, motor belakang RWD, dan opsional LiDAR. Perubahan besar pada sasis dan suspensi.
BYD Atto 2 versi terbaru tertangkap kamera sedang diuji di China. Crossover listrik ini tampil dengan sejumlah perubahan signifikan.
Dari foto mata-mata, terlihat port pengisian daya kini berada di bagian belakang, mirip lubang pengisian bahan bakar konvensional.
Perubahan ini menjawab keluhan pemilik yang biasa mundur saat parkir atau mengisi daya.
Perubahan Eksterior dan Interior Minimal
Secara eksterior, perubahan kosmetik terbilang minimal. Bemper depan kehilangan bibir bawah berwarna, sementara kamuflase turquoise menghiasi bumper, gagang pintu, spion, dan side skirt.
Belum jelas apakah ini paket kosmetik opsional atau sekadar kamuflase pabrik.
Interior hampir tidak berubah, dengan logo 'Yuan' di setir sebagai pembeda utama dari versi global.
Sasis Baru, Motor Belakang, dan Suspensi Lebih Baik
Perubahan terbesar terjadi di bagian bawah. Motor listrik dipindahkan ke belakang untuk penggerak RWD.
Motor belakang tersedia dalam dua varian: 100 kW (134 hp) dan 120 kW (161 hp), sedikit lebih rendah dari motor depan 130 kW (174 hp) pada model sebelumnya.
Wheelbase bertambah 150 mm menjadi 2.770 mm, memberikan lebih banyak ruang kaki belakang. Dimensi luar juga sedikit lebih panjang dan lebar.
Semua trim kini menggunakan suspensi depan McPherson dan belakang multi-link, meningkatkan kenyamanan dan handling, setara dengan rival utamanya, Geely EX2.
LiDAR Opsional untuk DiPilot 300
Atto 2 facelift menawarkan unit LiDAR opsional, memungkinkan sistem bantuan mengemudi DiPilot 300.
BYD sudah menerapkan sistem ini pada Dolphin dan Seagull di China dengan harga 12.000 yuan (sekitar Rp26 juta).
Sementara rival seperti EX2, Changan Nevo Q05, dan MG4 Urban hanya mengandalkan kamera dan radar.
Namun, teknologi flash charging BYD tidak hadir di model ini.
Atto 2 baru tetap menggunakan paket baterai LFP 42 kWh dan 52 kWh (generasi pertama Blade Battery) dengan platform 400V, memberikan jarak tempuh CLTC 410 km dan 505 km.
Kecepatan pengisian diperkirakan tidak berubah signifikan.
Spesifikasi lengkap: panjang 4.665 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.675 mm, wheelbase 2.770 mm, berat kosong 1.525-1.615 kg.
Pada Mei 2026, BYD mengirimkan 17.043 unit Atto 2 di China, dengan harga 74.800-119.800 yuan (sekitar Rp165-264 juta).
Namun, Geely EX2 masih memimpin dengan 38.751 unit pada bulan yang sama. Dengan sasis, powertrain, dan LiDAR yang ditingkatkan, Atto 2 diharapkan bisa bersaing lebih ketat.
