Inchcape Australasia dan Stellantis sepakat mengakhiri kemitraan Peugeot di Australia setelah penjualan terus merosot. Langkah ini mengikuti penghentian Citroen pada 2024.
Distributor independen Inchcape Australasia dan Stellantis telah sepakat untuk mengakhiri kemitraan distribusi Peugeot di Australia.
Keputusan ini diambil setelah penjualan merek asal Prancis itu tidak pernah mencapai target yang diharapkan.
Kedua belah pihak menggambarkan perpisahan ini sebagai langkah yang bersih dan kooperatif, bukan akibat konflik.
Inchcape sebelumnya juga menghentikan distribusi Citroen pada 2024 setelah merek tersebut kalah laris dari Ferrari di pasar Australia.
Kini giliran Peugeot yang bernasib sama.
Penjualan Anjlok Bertahun-tahun
Peugeot hanya menjual 373 unit di Australia selama lima bulan pertama tahun 2026. Angka ini turun 35% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Mobil van Partner mendominasi penjualan, menyumbang 43% dari total penjualan lokal.
Van tersebut bahkan mengungguli seluruh lini mobil penumpang, termasuk 308 hatchback, 408 fastback, serta SUV 2008, 3008, dan 5008.
Penurunan penjualan Peugeot sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Pada 2025, penjualan turun 29%, setelah sebelumnya merosot 25% pada 2024.
Padahal, pada 2007 Peugeot pernah mencatat rekor penjualan 8.807 unit di Australia. Namun, angka tersebut tidak pernah terulang lagi.
Peugeot Tak Akan Tinggalkan Australia
Meskipun distribusi dihentikan, Stellantis menegaskan bahwa Peugeot tetap akan hadir di Australia. Dalam pernyataan resmi, Stellantis menyebut akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai rencana lokal mereka.
Inchcape berkomitmen untuk memastikan transisi yang lancar bagi merek ini, dengan fokus mendukung pelanggan, dealer, dan mitra.
Perusahaan tidak akan menerima pesanan baru, tetapi stok yang ada masih bisa dibeli.
Layanan garansi dan perawatan akan tetap berjalan selama masa transisi. Tanggal pasti berakhirnya kemitraan belum diumumkan.
Setelah melepas Citroen dan Peugeot, Inchcape kini hanya mendistribusikan Subaru serta merek asal China, Deepal dan Foton.
Belum diketahui apakah Peugeot akan mencari distributor independen lain atau bergabung dengan portofolio Stellantis Australia yang sudah mencakup Abarth, Alfa Romeo, Fiat, Jeep, dan Leapmotor.
