Polestar 4 SUV akan memulai penjualan global pada 2 September. Model ini merupakan versi lebih serbaguna dari Polestar 4 standar dengan performa dan desain serupa.
Polestar 4 SUV akan memulai penjualan global pada 2 September. Model ini disebut sebagai versi yang lebih serbaguna dari Polestar 4 standar.
Polestar 4 SUV dikabarkan mengadopsi performa, desain, dan keberlanjutan yang sama dengan Polestar 4. Kemungkinan besar kendaraan ini masih menggunakan sistem 400V yang sudah ada.
Bukan SUV Murni
Polestar sendiri menyebut kendaraan ini sebagai sport utility vehicle. Namun, proporsinya lebih mendekati segmen wagon.
Bentuk bodi Polestar 4 SUV mengingatkan pada model estate Volvo, seperti V60. Meskipun demikian, artikel ini akan mengikuti penamaan resmi pabrikan.
Polestar 4 standar mulai diproduksi pada 2023 dengan dimensi 4845/2008/1544 mm dan jarak sumbu roda 2.999 mm.
Model ini menggunakan arsitektur SEA modular milik Geely.
Polestar 4 standar mengusung platform 400V dengan dua varian powertrain. Varian entry-level memiliki satu motor listrik 200 kW (268 hp).
Varian AWD memiliki dua motor dengan daya puncak gabungan 400 kW (536 hp). Kedua varian menggunakan baterai NMC 100 kWh dengan jangkauan 590-620 km (WLTP).
Polestar 4 SUV telah terlihat beberapa kali di China saat uji jalan. Sebagian besar siklus pengembangannya dilakukan di China.
Sebelumnya dilaporkan bahwa pabrik Renault di Korea Selatan akan memproduksi Polestar 4 SUV secara massal. Hal ini seiring menguatnya hubungan antara Geely dan Renault.
Polestar menutup toko penjualan langsung terakhirnya di China pada Oktober 2025 karena volume penjualan yang rendah. Menurut China EV DataTracker, Polestar mengirimkan 287 unit tahun lalu.
Statistik untuk 2026 belum tersedia.
Tampaknya Polestar 4 SUV tidak akan berusaha merebut kembali pasar China karena pabrikan lain memiliki teknologi unggulan seperti platform 800V.
