Lexus IS 350 F Sport 2026 menjadi salah satu sedan sport terakhir dengan mesin V6 naturally aspirated. Ulasan lengkap pengalaman berkendara, perbandingan dengan BMW M340i, dan alasan mengapa mobil ini tetap istimewa.
Di tengah gempuran mobil listrik dan mesin turbo, Lexus IS 350 F Sport 2026 hadir sebagai salah satu dari sedikit sedan sport yang masih setia pada mesin V6 naturally aspirated.
Dengan penggerak roda belakang dan transmisi otomatis delapan percepatan, mobil ini menawarkan pengalaman berkendara yang semakin langka.
TopSpeed baru-baru ini berkesempatan menguji langsung Lexus IS 350 F Sport 2026. Hasilnya?
Mobil ini membuktikan bahwa pendekatan old-school masih memiliki tempat di hati para penggemar.
Desain Eksterior dan Interior yang Memikat
Pertama kali melihat Lexus IS 350 F Sport 2026 secara langsung, Anda akan merasakan perpaduan antara agresivitas dan keanggunan.
Pilihan cat Ultrasonic Blue Mica 2.0 seharga $595 memberikan warna biru tua yang memukau di bawah sinar matahari dan tetap elegan saat malam hari.
Masuk ke dalam kabin, jok F Sport berpemanas dan berventilasi dengan trim White and Black NuLuxe serta Satin terlihat sangat menarik.
Jahitan kontras yang halus menambah kesan premium. Semua material terasa berkualitas tinggi, sesuai dengan ekspektasi terhadap sedan Lexus.
Jok F Sport memberikan dukungan yang nyaman tanpa terlalu agresif, cocok untuk perjalanan jauh.
Mesin V6 Naturally Aspirated yang Istimewa
Jantung dari Lexus IS 350 F Sport adalah mesin 2GR-FKS 3,5 liter V6 yang menghasilkan 311 tenaga kuda.
Mesin legendaris Toyota ini mungkin sudah berusia, tetapi karakternya tidak pernah pudar. Akselerasi dari mesin ini responsif dan suara intake-nya sangat memuaskan, bahkan tanpa perlu knalpot aftermarket.
Satu-satunya kelemahan drivetrain adalah respons transmisi otomatis delapan percepatan yang tidak secepat dual-clutch. Namun, linearitas tenaga yang dihasilkan memberikan karakter tersendiri.
Bukan Soal Kecepatan, Tapi Pengalaman
Jika Anda membeli Lexus IS 350 F Sport dengan harapan mobil ini cepat, Anda salah sasaran.
Mobil ini lebih menekankan pada pengalaman berkendara yang halus dan menyenangkan, bukan sekadar angka performa.
Kemudi terasa berbobot, meskipun elektronik, tetap memuaskan.
Paket F Sport Handling seharga $1.090 menambahkan suspensi adaptif dan limited-slip differential Torsen, yang membuat handling semakin presisi.
Dalam mode Sport+, mobil terasa lebih kencang dan siap diajak bermanuver.
Kabin tetap senyap dan nyaman bahkan dalam mode agresif, memberikan pengalaman kemewahan sejati.
Perbandingan dengan BMW M340i
Lexus IS 350 F Sport bersaing langsung dengan BMW M340i, tetapi keduanya memiliki kepribadian yang sangat berbeda.
BMW M340i dengan mesin B58 3,0 liter turbocharged inline-six menghasilkan 386 tenaga kuda dan terasa jauh lebih cepat.
Harganya juga sekitar $10.000 lebih mahal jika dioposi secara setara.
Meskipun transmisi keduanya sama-sama delapan percepatan, respons M340i lebih cepat. Namun, Lexus unggul dalam hal keandalan dan biaya perawatan jangka panjang.
Generasi Terakhir dari Era yang Sudah Berlalu
Lexus IS 350 F Sport adalah salah satu produk terakhir dari era mesin naturally aspirated. Regulasi emisi yang semakin ketat membuat mesin seperti ini semakin langka.
Konsumsi bahan bakarnya juga kurang efisien: 19 mpg kota dan 27 mpg jalan raya, sementara M340i mencapai 27 mpg kota dan 33 mpg jalan raya.
Generasi berikutnya dari Lexus IS kemungkinan akan menggunakan powertrain hybrid turbocharged, seperti sebagian besar model Lexus saat ini.
Meskipun demikian, Lexus IS 350 tetap setia pada akarnya. Generasi ketiga ini telah bertahan sejak 2014 dan terus mencatatkan peningkatan penjualan.
Pada 2026, sebanyak 5.045 unit telah terjual year-to-date, naik dari 4.779 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk Siapa Mobil Ini?
Lexus IS 350 F Sport tidak dibuat untuk memenangkan tes perbandingan. Ia tidak secepat BMW M340i atau Audi S5 di atas kertas.
Namun, mobil ini tahu apa yang dilakukannya dengan baik: menawarkan keandalan, biaya kepemilikan rendah, dan karakter berkendara yang unik.
Setelah mengendarainya, kesan terbesar adalah bahwa lebih banyak pabrikan seharusnya berani membuat mobil seperti Lexus IS. Mesin V6-nya menghasilkan suara yang tepat, kabinnya mewah, dan tampilannya memukau.
Meski tidak sempurna, mobil ini sepadan dengan setiap sen yang dikeluarkan.
