otomotif1.com

Kapal Pengangkut Mobil Terbesar Dunia Muat 7.738 Tesla di Shanghai

Kapal Glovis Nova memuat ribuan Tesla di Pelabuhan Shanghai
Kapal Glovis Nova memuat ribuan Tesla di Pelabuhan Shanghai

Kapal Glovis Nova memecahkan rekor China dengan mengangkut 7.738 Tesla Model 3 dan Model Y dalam satu perjalanan dari Shanghai ke Belgia.

Ukuran teks

Kapal pengangkut mobil terbesar di dunia, Glovis Nova, memecahkan rekor China setelah memuat 7.738 kendaraan listrik Tesla di Shanghai.

Semua mobil tersebut adalah Tesla Model 3 dan Model Y yang diproduksi di pabrik Tesla di Shanghai.

Kapal berbendera Malta itu berangkat dari Terminal Pelabuhan Selatan Shanghai pada hari Minggu menuju Zeebrugge, Belgia. Dari sana, mobil-mobil akan didistribusikan ke seluruh Eropa.

Rekor Muatan Kendaraan Listrik

Pengiriman ini mencatat rekor baru China untuk jumlah kendaraan listrik yang diangkut dalam satu kapal dari pelabuhan domestik.

Glovis Nova mampu membawa hingga 10.800 kendaraan sekaligus dan menggunakan sistem tenaga ganda bahan bakar gas alam cair.

Jika dijajarkan bumper ke bumper, 7.738 mobil tersebut akan membentang sepanjang 36 kilometer atau sekitar 22 mil.

Luas totalnya mencapai 67.600 meter persegi.

Kapal ini juga berangkat bersamaan dengan Glovis Leader, kapal pengangkut lain buatan China dengan kapasitas sama, yang menuju Busan, Korea Selatan.

Keduanya dibangun di Guangzhou Shipyard International, anak perusahaan China State Shipbuilding Corporation.

Keberhasilan muatan rekor ini berkat tata letak dek yang dioptimalkan.

Dengan hanya membawa mobil penumpang, kapasitas maksimal dapat tercapai karena muatan besar seperti bus dan alat berat memakan lebih banyak ruang dek.

Pabrik Tesla di Shanghai sangat strategis karena Terminal Pelabuhan Selatan hanya berjarak 9,6 kilometer. Mobil yang baru diproduksi bisa sampai ke kapal dalam hitungan jam.

Tidak hanya Tesla yang memanfaatkan kapal raksasa China. BYD juga mengoperasikan armada kapal pengangkut sendiri, dimulai dengan Explorer No. 1 pada awal 2024.

BYD kini memiliki delapan kapal yang mengirim ribuan kendaraan listrik ke pasar global.

Pada awal Juni, hampir 5.000 kendaraan listrik dan plug-in hybrid diekspor dari China ke Australia dengan kapal BYD Zhengzhou.

Lonjakan permintaan itu sebagian dipicu oleh perang di Iran dan kenaikan harga minyak.

Update Terbaru

Lihat semua