otomotif1.com

Penjualan Mercedes di China Anjlok 30%, Laba Divisi Mobil Tergerus 94%

Penjualan Mercedes di China Anjlok 30%, Laba Divisi Mobil Tergerus 94%
Showroom Mercedes-Benz di China dengan mobil dipajang

Mercedes-Benz mencatat laba bersih naik 13,5% di Q2 2026, namun divisi mobilnya babak belur di China. Penjualan China ambles 30%, menyebabkan laba divisi mobil anjlok 94% akibat penurunan nilai investasi.

Ukuran teks

Mercedes-Benz melaporkan laba bersih naik 13,5 persen menjadi €1,09 miliar pada kuartal kedua 2026.

Namun, di balik angka positif itu, divisi mobilnya mengalami pukulan telak di China.

>>> BYD Seal 06 Terbaru Mulai Muncul di Diler China Sebelum Peluncuran

Divisi mobil Mercedes mencatat laba EBIT disesuaikan hanya €49 juta, anjlok sekitar 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan ini dipicu oleh penurunan nilai investasi di China sebesar €704 juta.

>>> Jetour Zongheng F700 Pikap Hybrid 904 HP Tiba di Diler Jelang Peluncuran 6 Agustus

in2

Penjualan China Anjlok, Eropa dan AS Tumbuh

Secara global, Mercedes-Benz Cars menjual 417.765 kendaraan pada kuartal kedua, turun dari 453.674 unit tahun sebelumnya.

Penurunan ini terutama disebabkan oleh anjloknya penjualan di China sebesar 30 persen.

Sementara itu, penjualan di Eropa naik 4 persen dan di Amerika Serikat meningkat 10 persen. Jika China tidak dihitung, penjualan global Mercedes justru tumbuh 2 persen secara tahunan.

>>> Persaingan Pengisian Daya Ultra Cepat EV China Makin Panas, FAW Bergabung dengan Waktu Isi Bawah 4 Menit

Meski meluncurkan beberapa model baru di China, termasuk CLA, Mercedes tampaknya belum mampu meyakinkan konsumen lokal untuk beralih dari merek China yang lebih baru.

Laba bersih Mercedes naik berkat kinerja divisi layanan keuangan yang mencatat lonjakan laba EBIT 70 persen menjadi €492 juta.

>>> Audi Q9 2027 Resmi Meluncur, SUV Terbesar dengan Lampu OLED Melengkung

Selain itu, grup juga mendapat keuntungan €417 juta dari penjualan sebagian sahamnya di Daimler Truck.

Update Terbaru

Lihat semua