otomotif1.com

Li Auto dan Xiaomi Perpanjang Interval Ganti Oli EREV Jadi 3 Tahun/30.000 Km

Li Auto L9 SUV EREV di pusat servis untuk penggantian oli
The upcoming Xiaomi Skynomad N70 & N90. Credit: Xiaomi

Produsen EREV China, Li Auto dan Xiaomi, memperpanjang interval ganti oli menjadi 3 tahun atau 30.000 km untuk mempersempit kesenjangan perawatan dengan EV murni.

Ukuran teks

Produsen kendaraan listrik jarak jauh (EREV) di China mulai memperkenalkan interval ganti oli hingga 3 tahun atau 30.000 km.

Langkah ini bertujuan mendekatkan biaya perawatan EREV dengan mobil listrik murni yang hampir bebas perawatan.

Li Auto menerapkan kebijakan ini untuk SUV EREV L8 dan L9 terbaru. Sementara itu, Xiaomi memberikan komitmen serupa untuk SUV Skynomad yang akan datang.

Strategi Menjawab Kekhawatiran Biaya Perawatan

Dengan kapasitas baterai yang terus membesar, pemilik EREV di China terbiasa berkendara sehari-hari dalam mode EV murni. Mereka hanya menggunakan mesin bensin pada perjalanan jauh di jalan tol.

Meski EREV menawarkan fleksibilitas dan menghilangkan kecemasan jarak tempuh, perhatian kini beralih pada biaya servis.

Beberapa pemilik terpaksa mengganti oli meskipun mesin bensin tidak pernah dinyalakan selama periode servis.

Kebijakan Li Auto dan Xiaomi merupakan respons terhadap kekhawatiran ini.

Keduanya berusaha meminimalkan kesenjangan perawatan antara EREV dan EV, serta menarik pembeli yang masih ragu memilih di antara kedua teknologi.

Skema Servis Xiaomi Skynomad

Meski menawarkan interval servis yang sama, kedua merek memiliki perbedaan dalam penerapannya. SUV EREV Skynomad memerlukan servis awal 1 tahun atau 10.000 km setelah pengiriman.

Selanjutnya, penggantian oli dilakukan setiap 3 tahun atau 30.000 km.

Xiaomi bermitra dengan Shell untuk pelumas dan menentukan oli 0w-16 API SQ viskositas rendah untuk mesin bensinnya. Kapasitas oli untuk mesin 1.5T Harbin Dongan (东安动力) belum diketahui.

Skema Servis Li Auto

Li Auto mengklaim L8 dan L9 baru dilengkapi sistem pemantauan umur oli cerdas. Hal ini digunakan untuk membenarkan penghapusan masa break-in.

Setelah pengiriman, pemilik cukup mengikuti interval servis 3 tahun/30.000 km tanpa servis awal.

Li Auto juga bermitra dengan Shell untuk menyediakan oli mesin eksklusif super viskositas rendah dan tahan lama. Namun, detail grade atau kapasitas oli belum dirilis.

Biaya penggantian oli 3 tahun/30.000 km di pusat servis resmi Li Auto adalah 1.180 yuan (174 USD).

Sebagai perbandingan, penggantian oli Shell 0w-16 4 liter di luar jaringan resmi bisa dilakukan dengan harga hampir setengahnya, yaitu 600 yuan (89 USD) melalui Tmall Car Care, anak perusahaan Alibaba.

Kekhawatiran Garansi dan Pasar Global

Interval servis yang diperpanjang memerlukan oli mesin khusus yang diformulasikan secara eksklusif.

Hal ini memberi produsen kendali lebih besar atas pengalaman kepemilikan dan mungkin menghalangi pemilik melakukan servis mandiri.

Menurut laporan Electric Planet, staf Li Auto memperingatkan agar tidak melakukan servis di luar jaringan dealer.

Pihak Li Auto menyatakan bahwa meskipun menggunakan oli dengan grade dan standar yang sama, garansi "sangat mungkin" terpengaruh.

Langkah ini bisa menjadi cara untuk mengembalikan keuntungan yang hilang akibat perang harga yang ketat di China.

Dengan sebagian besar produsen mobil China menghadapi margin tipis, mengunci pelanggan melalui ancaman pembatalan garansi menjamin sumber pendapatan jangka panjang.

Belum jelas apakah interval servis yang sama akan ditawarkan di luar China.

Xiaomi saat ini hanya menjual mobil di China, sementara Li Auto mulai merambah pasar Asia Tengah dan Timur Tengah.

Perbedaan iklim, kondisi jalan, dan preferensi pengguna mungkin memerlukan strategi servis yang berbeda.

Perbandingan dengan Merek Lain

Selain EV murni, BYD juga menawarkan model PHEV di bawah merek DM-i.

Mobil hybrid BYD di China dilengkapi odometer EV dan HEV terpisah, dengan item servis yang sesuai dengan interval masing-masing.

Pengemudi yang lebih sering menggunakan mode EV dengan pengisian daya di rumah akan lebih jarang ke bengkel dibanding pengemudi HEV biasa.

Mereka memerlukan lebih sedikit penggantian oli dalam periode yang sama.

Sementara itu, joint venture China seperti Mazda menerapkan interval ganti oli 1 tahun/10.000 km untuk model EREV EZ-6 sedan dan EZ-60 SUV.

Hal ini berlaku terlepas dari seberapa banyak berkendara dalam mode EV atau EREV. Hal yang sama berlaku untuk SUV NEV terbaru Volkswagen, ID Era 9X.

Interval servis 3 tahun/30.000 km merupakan lompatan tiga kali lipat dari rata-rata industri. Namun, oli eksklusif dan garansi yang terkunci berpotensi menghapus penghematan biaya bagi pemilik.

Update Terbaru

Lihat semua