Honda CB1000F hadir dengan mesin superbike, desain retro modern, dan harga agresif. Motor ini menantang seluruh segmen roadster dengan paket lengkap.
Honda CB1000F hadir sebagai motor retro yang menantang seluruh kelasnya. Dengan harga yang lebih rendah dari kompetitor, motor ini menawarkan tenaga besar dan desain yang memikat.
Kembalinya Era Retro Roadster
Dulu, motor retro dianggap sebagai tren sesaat atau upaya menarik nostalgia. Namun kini, motor retro telah menjadi bagian permanen di industri otomotif.
Produsen pun mulai serius mengembangkan motor retro dengan kemampuan lebih baik dan harga yang kompetitif. Honda CB1000F adalah salah satu bukti nyata dari tren ini.
Selama bertahun-tahun, harga motor retro sering kali lebih mahal dibandingkan motor naked biasa.
Namun, CB1000F mematahkan tren tersebut dengan menawarkan lebih banyak fitur dan tenaga dengan harga lebih rendah.
Desain Terinspirasi Era 70-an
CB1000F mengambil inspirasi dari CB900F akhir 70-an dan awal 80-an, terutama versi yang dikendarai Freddie Spencer. Desainnya memadukan elemen klasik dengan sentuhan modern yang elegan.
Motor ini tidak hanya lebih murah dari Honda Hornet SP, tetapi juga lebih bertenaga dari semua pesaing langsungnya.
Dengan mesin inline-four dari superbike, CB1000F menghasilkan 122 tenaga kuda.
Mesin tersebut berasal dari CBR1000RR (Fireblade 2017) yang telah dirombak untuk aplikasi jalanan.
Tenaga puncak superbike yang mencapai 190 hp tidak ideal untuk penggunaan harian, sehingga Honda menyesuaikan kurva tenaganya.
Hasilnya, tenaga tersebar lebih merata di putaran menengah, membuat motor ini lebih mudah dikendarai di jalan raya. Rasio gigi juga diubah untuk memaksimalkan torsi yang lebih datar.
Meskipun tenaga maksimumnya lebih rendah dari superbike, motor ini tetap menyenangkan dan dapat diandalkan. Tenaga yang hilang justru membuatnya lebih fungsional untuk penggunaan sehari-hari.
CB1000F juga dilengkapi dengan IMU yang memungkinkan fitur seperti ABS saat menikung dan kontrol traksi yang peka terhadap kemiringan.
Tersedia juga mode berkendara dan layar TFT.
Meski tidak memiliki quickshifter, hal itu tidak menjadi masalah di harga segini. Bobotnya yang sekitar 470 pon membuatnya cukup lincah untuk digunakan sebagai motor komuter.
Motor ini sangat nyaman untuk perjalanan harian dan juga mampu diajak bermanuver di jalan pegunungan. Dengan tambahan tas samping, ia bisa digunakan untuk touring ringan.
Dengan semua keunggulan ini, CB1000F tidak hanya menantang kelas roadster, tetapi juga semua motor jalanan lain di pasaran.
Untuk uang yang dikeluarkan, sulit menemukan motor yang lebih baik.
Meskipun tenaganya lebih rendah dari motor liter lain, tenaga tersebut tidak hilang, melainkan disebar agar lebih mudah diakses.
Teknologi yang disematkan juga membuat motor ini ramah bagi pengendara yang ingin upgrade dari motor pemula.
Roadster sering dikritik karena kurang autentik, tetapi CB1000F menawarkan keaslian yang sesungguhnya. Ini adalah motor yang menyenangkan, cepat, dan memberikan nilai luar biasa untuk harganya.
