GAC Honda akan memangkas biaya pengembangan hingga setengahnya dengan menyerahkan desain model baru ke tim lokal China, menyusul penurunan penjualan.
GAC Honda berencana memangkas biaya pengembangan hingga setengahnya dengan menyerahkan kendali desain model baru kepada tim lokal di China.
Langkah ini diambil di tengah penurunan penjualan yang tajam di pasar otomotif China.
Strategi Baru GAC Honda
Perusahaan patungan antara Honda dan GAC ini juga menargetkan peningkatan efisiensi produksi sebesar 20 persen.
Selain itu, mereka berencana membuka lebih dari 1.000 gerai penjualan baru di seluruh China.
Penjualan model GAC Honda tahun ini tercatat turun 53 persen menjadi sekitar 80.000 unit.
Honda dan GAC baru saja mengonfirmasi perpanjangan kerja sama patungan mereka hingga 2038.
Keduanya menyusun rencana untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik (EV) agar bisa bersaing dengan merek-merek baru China.
Dalam dua tahun ke depan, Honda dan GAC akan bersama-sama mengembangkan dua model listrik yang khusus dijual di China.
Dua hybrid baru juga akan hadir pada periode yang sama, sehingga total ada empat kendaraan elektrifikasi baru dalam dua tahun.
GAC Honda juga akan mengintegrasikan sumber daya rantai pasokan di China untuk menekan biaya dan mempercepat waktu pengembangan.
Wakil Presiden GAC, Lin Zhibin, mengatakan perusahaan juga berupaya meningkatkan efisiensi produksi hingga 20 persen.
Tim di Jepang tidak lagi memimpin pengembangan model baru.
Sebagai gantinya, tim lokal GAC Honda akan mendefinisikan mobil yang diinginkan konsumen China.
Fitur konektivitas kendaraan juga akan dikembangkan di China.
GAC Honda akan bekerja lebih erat dengan dealer dan jaringan layanan GAC yang ada.
Tahun lalu, GAC Honda hanya menjual 352.000 kendaraan di China, turun dari puncaknya pada 2020 yang mencapai 807.000 unit.
Penjualan tahun ini bahkan lebih buruk dengan penurunan 53 persen pada tujuh bulan pertama 2026.
Detail model generasi berikutnya yang sedang dikembangkan GAC dan Honda masih terbatas.
Model listrik P7 yang diluncurkan pada 2024 termasuk produk terbaru, tetapi belum berhasil menarik minat pasar.
