otomotif1.com

Honda Serahkan Pengembangan Platform Mobil ke Perusahaan India demi Efisiensi Biaya

Ilustrasi pengembangan platform mobil Honda bersama Tata Technologies
Ilustrasi pengembangan platform mobil Honda bersama Tata Technologies

Honda dikabarkan menunjuk Tata Technologies untuk mengembangkan platform kendaraan baru yang mendukung mesin bensin, hybrid, dan listrik demi menekan biaya.

Ukuran teks

Honda dilaporkan telah menunjuk Tata Technologies untuk mengembangkan platform kendaraan baru. Arsitektur ini disebut mampu mendukung powertrain bensin, hybrid, dan listrik.

Langkah ini diharapkan membantu membangun kembali lini produk Honda yang tipis di India dan pasar lainnya.

Kerja Sama Pertama dengan Perusahaan India

Menurut laporan terbaru, Honda menyerahkan kendali penuh kepada Tata Technologies untuk mengembangkan seluruh platform kendaraan.

Ini merupakan pertama kalinya Honda mempercayakan perusahaan jasa teknik India untuk membangun platform kendaraan secara end-to-end, dengan tujuan memangkas biaya.

Kerja sama ini tampaknya bukan kemitraan pengembangan/desain 50/50.

Bagi perusahaan yang selama ini menjaga pengembangan platform tetap dekat dengan rumah, ini menandakan perubahan arah yang cukup serius.

Bloomberg melaporkan bahwa arsitektur masa depan ini diharapkan mendasari beberapa mobil dan mengakomodasi powertrain pembakaran internal, hybrid, dan baterai-listrik.

Namun, laporan tersebut tidak menyebutkan model, tanggal peluncuran, atau pasar sasaran.

Honda hanya mengatakan bahwa mereka "selalu mempertimbangkan" kemitraan eksternal untuk meningkatkan daya saing, namun menolak membahas pengaturan spesifik.

Tata Technologies tidak menanggapi permintaan komentar.

Penting untuk memisahkan Tata Technologies dari Tata Motors.

Keduanya berada di bawah Tata Group, tetapi yang pertama menjual layanan teknik dan digital untuk pelanggan otomotif, aerospace, dan industri.

Dengan kata lain, ini bukan sekadar memasok Honda dengan kendaraan Tata yang sudah ada untuk di-rebadge.

Program end-to-end yang sesungguhnya adalah hal yang jauh lebih besar. Platform menentukan segalanya mulai dari proporsi dasar hingga logika manufaktur.

Ini adalah awal yang sangat mahal dan rumit dari sebuah keluarga kendaraan.

Mengapa Honda Melakukan Ini

Langkah ini sesuai dengan reset yang dicanangkan Honda.

Setelah mencatat kerugian bersih ¥423,9 miliar ($2,8 miliar) untuk tahun yang berakhir Maret 2026 di tengah penilaian ulang bisnis EV-nya, Honda mengatakan akan menggunakan sumber daya eksternal secara lebih strategis.

Target "Triple Half" menyerukan pengurangan biaya pengembangan, waktu, dan beban kerja hingga setengah dari level 2025.

Dengan konteks itu, memanfaatkan mitra India dengan talenta teknik yang kompetitif masuk akal.

Belum ada kabar bagaimana kelanjutannya. Kendaraan yang dimaksud bisa ditujukan hanya untuk pasar India atau lebih jauh lagi.

Pangsa pasar Honda di sana telah turun di bawah dua persen setelah menguasai hampir tujuh persen lebih dari satu dekade lalu.

Jika ini terjadi, ini akan menandai dimulainya strategi bisnis yang sangat baru bagi pabrikan Jepang tersebut.

Update Terbaru

Lihat semua