Mobil dengan ADAS lebih mahal diperbaiki, tapi frekuensi klaimnya lebih rendah. Data IIHS-HLDI menunjukkan pengemudi justru hemat karena terhindar dari kecelakaan.
Mobil modern dengan sistem bantuan pengemudi (ADAS) memang lebih mahal saat diperbaiki. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa kendaraan tersebut justru menghemat uang pemiliknya.
Menurut data dari IIHS-HLDI, biaya perbaikan untuk mobil dengan fitur keselamatan canggih sekitar 10 persen lebih tinggi dibandingkan mobil tanpa fitur tersebut.
Namun, frekuensi klaim tabrakan justru 10 persen lebih rendah.
Bahkan, klaim kerusakan properti turun hampir 40 persen.
Ketika frekuensi dan tingkat keparahan digabungkan, kerugian akibat tabrakan turun sekitar 5 persen, sementara kerugian properti turun hampir 30 persen.
Mengapa Biaya Perbaikan Semakin Mahal?
Sejak 2020, biaya perbaikan kendaraan di AS meningkat lebih dari 40 persen. Hal ini tidak hanya karena sensor dan kamera, tetapi juga karena komponen lain yang semakin kompleks.
Lampu depan kini lebih rumit, dan banyak kendaraan dilengkapi fitur yang dulu hanya ada di mobil mewah.
SUV dan pikap mendominasi pasar, dan kendaraan besar cenderung menyebabkan kerusakan lebih parah saat kecelakaan.
Hampir dua pertiga kendaraan baru kini memiliki all-wheel drive atau four-wheel drive. Lebih dari setengahnya menggunakan mesin turbo, hybrid, atau listrik penuh, yang membutuhkan keahlian khusus untuk perbaikan.
Data IIHS-HLDI membandingkan kendaraan model 2017-2022 yang identik, dengan dan tanpa paket fitur bantuan pengemudi. Hasilnya, mobil dengan fitur tersebut memang lebih mahal diperbaiki saat terjadi kecelakaan.
Namun, biaya perbaikan bukanlah satu-satunya faktor.
Mobil dengan ADAS lebih jarang mengalami kecelakaan, sehingga pemiliknya menghemat uang karena tidak perlu membayar deduktibel atau biaya perbaikan.
Meski begitu, biaya perbaikan yang mahal tetap terasa berat. Produsen mobil perlu membuat sensor, suku cadang, dan kalibrasi lebih terjangkau.
Namun, radar yang mahal terasa lebih masuk akal jika berhasil mencegah kecelakaan yang lebih parah.
