Studi JD Power mengungkap Ionna sebagai jaringan charging DC terbaik di AS, mengungguli Tesla. Mercedes dan Rivian juga masuk tiga besar.
Studi terbaru dari JD Power mengungkap bahwa pengalaman charging cepat terbaik di Amerika Serikat bukan berasal dari Tesla.
Jaringan Ionna, yang didukung oleh sejumlah produsen mobil, berhasil menempati posisi teratas dalam U. S.
Electric Vehicle Experience Public Charging Study.
Di belakang Ionna, jaringan charging Mercedes-Benz dan Rivian Adventure Network mengisi posisi kedua dan ketiga.
Sementara itu, Supercharger milik Tesla hanya berada di peringkat keempat, sedikit di atas rata-rata.
Jaringan Charging Milik Produsen Mobil Lebih Disukai
Studi ini menunjukkan bahwa konsumen lebih menyukai jaringan charging yang didukung oleh produsen mobil dibandingkan perusahaan swasta.
Ionna, yang merupakan perusahaan patungan dari BMW, General Motors, Honda, Hyundai, Kia, Mercedes, Stellantis, dan Toyota, baru memiliki beberapa lokasi 'Rechargery' di seluruh negeri.
Meskipun menang, Ionna masih memiliki banyak kekurangan, seperti tidak ada stasiun di Michigan dan hanya satu di New York.
Namun, perusahaan telah menjalin kerja sama dengan Circle K untuk memasang lebih dari 350 stasiun pengisian di pom bensin.
Jaringan charging Mercedes-Benz berada di posisi kedua dengan beberapa lokasi di selatan dan pantai timur.
Rivian Adventure Network menempati posisi ketiga dan berencana memperluas hingga lebih dari 3.500 charger cepat di lebih dari 600 lokasi di AS dan Kanada.
Di bawah Tesla, ada Red E, Electrify America, EVgo, dan ChargePoint yang melengkapi daftar.
Kepuasan Charging Cepat Meningkat
Meskipun peringkatnya mengejutkan, studi ini menemukan bahwa kepuasan terhadap charger cepat DC meningkat.
Skor keseluruhan naik 12 poin menjadi 666 dari 1.000, dan semua sepuluh atribut mengalami peningkatan.
Peningkatan terbesar terjadi pada ketersediaan charger (+27), rasa aman di lokasi charging (+18), dan biaya charging (+18).
Tingkat kunjungan tanpa charging (non-charge visit rate) turun ke rekor terendah 12%, turun dari 14% pada kuartal sebelumnya.
Jaringan yang didukung produsen mobil memiliki tingkat kegagalan terendah.
Namun, kepuasan terhadap charger publik Level 2 justru turun 12 poin dari tahun lalu, terutama karena masalah kemudahan pembayaran dan pengisian.
Pengemudi juga kurang puas dengan charger cepat DC yang berlokasi di dealer dan tempat parkir berdiri sendiri.
Direktur eksekutif solusi EV JD Power, Brent Gruber, mengatakan bahwa pengalaman charging publik menjadi lebih konsisten, dan itu penting seiring matangnya pasar EV.
Ia menambahkan bahwa data menunjukkan charging publik adalah alasan utama pembeli menolak EV, sehingga perbaikan ini membantu mendukung infrastruktur yang dibutuhkan.
