Range Rover Electric resmi meluncur dengan tenaga 542 hp dan jarak tempuh 372 mil. Harganya lebih mahal US$25.000 dari versi bensin, namun kapasitas dereknya berkurang.
Land Rover akhirnya meluncurkan Range Rover Electric, varian listrik pertama untuk SUV flagship mereka. Mobil ini menawarkan tenaga setara V8 namun dengan kabin yang lebih senyap.
Dengan dua motor listrik yang dikembangkan sendiri, total tenaganya mencapai 542 hp dan torsi 627 lb-ft. Tenaga ini lebih tinggi 12 hp dibandingkan V8 twin-turbo 4.4 liter.
Baterai berkapasitas 118,5 kWh membuat mobil ini mampu menempuh jarak hingga 372 mil (600 km) dalam siklus WLTP.
Land Rover juga mengklaim angka EPA sekitar 333 mil.
Soal performa, akselerasi 0-60 mph hanya 4,3 detik, lebih cepat dari versi V8 yang membutuhkan 4,5 detik.
Pengisian cepat 350 kW mampu mengisi baterai dari 10-80 persen dalam 22 menit.
Harga dan Ketersediaan
Di Amerika Serikat, Range Rover Electric dibanderol mulai US$138.000 sebelum biaya pengiriman. Dengan biaya tujuan, totalnya menjadi US$140.550.
Harga ini sekitar US$25.000 lebih mahal dibandingkan Range Rover bensin dasar yang dijual US$115.750.
Sementara itu, versi plug-in hybrid P550e hanya lebih murah US$9.200 dari versi listrik.
Di Inggris, harga mulai dari £154.070 atau sekitar US$208.200. Produksi dilakukan di pabrik Solihull bersama varian hybrid lainnya.
Kemampuan Off-Road dan Derek
Range Rover Electric tetap mempertahankan kemampuan off-road berkat sistem manajemen traksi terintegrasi. Mobil ini mampu menanjak hingga 45 derajat dan mengarungi air sedalam 900 mm.
Namun, kapasitas dereknya turun menjadi 5.512 lbs (2,5 ton), lebih rendah dari versi bensin yang mampu menarik 7.716 lbs.
Bobotnya juga lebih berat 165 lbs dibandingkan PHEV.
Dengan baterai 800V, mobil ini mendukung pengisian cepat 350 kW.
Teknologi ThermAssist diklaim dapat menghemat energi pemanas hingga 40 persen dan menambah jangkauan 25 mil dalam cuaca ekstrem.
Desain eksteriornya hampir identik dengan Range Rover generasi kelima. Perbedaan hanya pada grille yang lebih ramping, pelek baru, dan underbody yang dioptimalkan untuk aerodinamika.
