Mitsubishi Eclipse Cross EV di Eropa diperbarui dengan opsi baterai 67 kWh dan 89 kWh. Harga masuknya di Belanda turun drastis dibanding tahun lalu.
Mitsubishi Eclipse Cross EV di pasar Eropa resmi mendapat pembaruan teknis satu tahun setelah debutnya. Pembaruan ini menghadirkan opsi baterai baru dan harga masuk yang jauh lebih rendah.
Langkah ini meniru pembaruan yang lebih dulu diterapkan pada kembaran Prancisnya, Renault Scenic E-Tech.
Opsi Baterai Baru dan Jangkauan Lebih Jauh
Poin utamanya adalah penambahan baterai 67 kWh dengan kimia Lithium Iron Phosphate (LFP). Unit ini menawarkan jangkauan WLTP 472 km atau sekitar 293 mil.
Baterai yang sama sudah dipakai pada Renault Megane E-Tech versi facelift.
Sementara itu, opsi baterai besar tetap memakai kimia Nickel Manganese Cobalt (NMC). Kapasitasnya naik dari 87 kWh menjadi 89 kWh.
Hasilnya, jangkauan WLTP maksimum bertambah 15 km atau 9 mil menjadi 650 km atau 404 mil.
Kedua baterai kompatibel dengan pengisian DC. Waktu pengisian dari 15-80 persen masing-masing 24 menit dan 28 menit.
Tenaga berasal dari motor listrik tunggal di depan yang menghasilkan 220 hp atau 164 kW. Angka ini naik 5 hp atau 4 kW dari sebelumnya.
Harga Masuk Turun Signifikan di Belanda
Desain eksterior tidak berubah setelah setahun dijual. Interior juga masih membawa dua layar 12,3 inci dengan perangkat lunak infotainment berbasis Google dari Renault.
Eclipse Cross EV versi pembaruan dapat dipesan di pasar Eropa mulai November 2026.
Di Belanda, varian Mid-Range termurah dengan baterai 67 kWh dibanderol mulai 32.990 euro atau sekitar 38.300 dolar AS.
Harga ini sudah termasuk insentif listrik 3.000 euro atau 3.500 dolar AS.
Varian Long-Range dengan baterai 89 kWh akan menyusul kemudian. Model lama masih tersedia mulai 40.490 euro atau 46.900 dolar AS.
Sebagai catatan, Eclipse Cross EV sempat diperkenalkan dengan harga perkenalan 45.690 euro atau 53.000 dolar AS di pasar Belanda tahun lalu.
Artinya, titik masuk termurah di jajaran ini turun 12.700 euro atau 14.700 dolar AS.
