otomotif1.com

Li Auto Mulai Lepas Ketergantungan pada CATL, Ikuti Langkah Xpeng

Baterai mobil listrik Li Auto

Li Auto mengonfirmasi penggunaan baterai proprietary di seluruh lini kendaraan mulai 7 September, menandai perpisahan dengan CATL. Investasi di Sunwoda EVB memperkuat langkah ini.

Ukuran teks

Li Auto secara resmi mengumumkan bahwa teknologi baterai proprietary akan digunakan di seluruh lini kendaraannya mulai 7 September.

Langkah ini menegaskan pergeseran strategis perusahaan dari ketergantungan pada pemasok baterai eksternal.

Keputusan ini mengikuti jejak Xpeng yang beberapa tahun lalu sudah berhenti menggunakan baterai CATL.

Xiaomi pun disebut tidak memakai baterai CATL pada model SkyNomad N70 dan N90 yang baru diluncurkan.

Rencana Peluncuran Baterai In-House

Baterai proprietary Li Auto sudah digunakan pada Li L8, Li L6, dan Li i8. Perusahaan telah menyusun rencana peluncuran untuk kuartal keempat 2026.

Untuk Li Mega Home, Li Auto menyebut stok baterai lithium ternary 5C dari CATL hampir habis karena permintaan yang lebih tinggi dari perkiraan.

Pesanan yang terkunci mulai pukul 15.00 pada 7 September akan menggunakan baterai 5C proprietary Li Auto, dengan pengiriman diperkirakan mulai November.

Li i9, SUV keluarga flagship baru yang akan debut pada pertengahan September, awalnya akan menggunakan baterai CATL.

Setelah kapasitas produksi baterai sendiri meningkat, Li i9 akan beralih ke baterai 5C proprietary.

Model 2026 Li i6 yang meluncur pada kuartal keempat akan hadir dengan baterai 5C proprietary dan chip Mach buatan sendiri.

Pre-order dibuka akhir September, dengan pengiriman dijadwalkan awal November.

Investasi Strategis di Sunwoda EVB

Awal bulan ini, Li Auto mengumumkan investasi strategis senilai 2,65 miliar yuan (389,7 juta dolar AS) ke Sunwoda EVB, anak perusahaan Sunwoda Electronic.

Setelah transaksi selesai, Li Auto akan memegang 8,79% saham di Sunwoda EVB, sehingga total kepemilikan tidak langsung menjadi 11,17% dan menjadikannya pemegang saham terbesar kedua.

Investasi ini memperdalam kemitraan yang dimulai sejak 2017.

Dalam model 'in-house' saat ini, Li Auto menentukan spesifikasi produk, memimpin pengembangan material sel, struktur, dan BMS, sementara Sunwoda bertindak sebagai manufaktur kontrak untuk sel baterai.

"Teknologi baterai bukanlah komoditas," kata Liu Zhimin, Senior Director Power Batteries di Li Auto.

"Dengan mengontrol desain dasar dan standar manufaktur, kami memastikan kepastian pasokan dan kemampuan berinovasi dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan pengguna."

Meskipun batch pertama Li i9 masih akan menggunakan baterai CATL, langkah ini menandakan bahwa Li Auto sedang berpisah dengan CATL.

Sebelumnya, Li Auto merupakan salah satu klien utama CATL; pada April tahun ini, mereka adalah pelanggan terbesar keempat untuk baterai kendaraan listrik.

Di sisi lain, CATL juga mendapatkan pelanggan baru.

Leapmotor, yang penjualannya telah menembus 100.000 unit selama dua bulan berturut-turut, sebelumnya tidak banyak menggunakan baterai CATL karena kendala biaya.

Namun, seri D kelas atas yang diluncurkan tahun ini menggunakan baterai CATL di seluruh lini.

Update Terbaru

Lihat semua