otomotif1.com

Chevy Masih Produksi Corvette 6.2 Liter Bersamaan dengan Model 2027

Chevrolet Corvette model 2027 di jalur produksi pabrik Bowling Green
Chevy Masih Produksi Corvette 6.2 Liter Bersamaan dengan Model 2027

Chevrolet untuk pertama kalinya memproduksi dua model year Corvette secara bersamaan di Bowling Green, Kentucky, demi pasar ekspor setir kanan.

Ukuran teks

Chevrolet untuk pertama kalinya dalam sejarah Corvette memproduksi dua model year secara bersamaan di pabrik Bowling Green, Kentucky.

Pabrik tersebut masih merakit Corvette dengan mesin V8 6.2 liter untuk model lama, bersamaan dengan produksi model 2027 yang memakai V8 6.7 liter naturally aspirated.

Program engineering manager Chevrolet Corvette, Trevor Hall, mengonfirmasi hal itu dalam sebuah acara pers di Australia.

Alasan Produksi Paralel

Seluruh model untuk pasar Amerika Utara sudah beralih ke pembaruan 2027.

Namun, Chevrolet masih membangun versi setir kanan model lama untuk diekspor ke sejumlah negara seperti Jepang, Inggris, Australia, dan Selandia Baru.

Hall menyebut pabrik Bowling Green sangat fleksibel meski harus menangani berbagai model, powertrain, coupe, dan convertible.

"Kami membangun 2026 dan 2027 secara bersamaan," ujarnya.

Selain Stingray bermesin 6.2 liter, Chevrolet juga masih memproduksi model E-Ray untuk pasar setir kanan.

Di Amerika Utara, E-Ray baru-baru ini digantikan oleh Grand Sport X yang lebih bertenaga dan memakai V8 6.7 liter baru dari GM.

Hall menolak memberikan tenggat waktu kapan produksi paralel ini akan berakhir.

Ia mengakui situasi ini tidak bisa berlangsung selamanya, terutama saat memasuki tahun kalender 2028.

Namun, ia belum bisa memastikan tanggal transisinya.

Update Terbaru

Lihat semua