Lynk & Co 900 terbakar di Hangzhou, China. Merek lokal itu menyebut api dipicu power bank portabel, bukan baterai mobil.
Rekaman yang beredar di Weibo memperlihatkan sebuah Lynk & Co 900 terbakar di Hangzhou, China.
Api kecil terlihat muncul dari bawah SUV tersebut, memicu spekulasi bahwa kendaraan itu terbakar sendiri saat terparkir.
Namun, Lynk & Co membantah penyebabnya berasal dari mobil. Pihak merek lokal itu menyebut api dipicu power bank portabel.
Kronologi versi Lynk & Co
Dalam pernyataannya, Lynk & Co mengklaim seorang pejalan kaki tanpa sengaja menjatuhkan power bank di dekat Lynk & Co 900.
Orang tersebut kemudian menendang benda itu hingga masuk ke kolong SUV plug-in hybrid tersebut.
Tidak dijelaskan apakah power bank langsung terbakar saat menyentuh trotoar atau setelah ditendang ke bawah mobil.
Yang jelas, insiden itu tetap menjadi citra buruk bagi Lynk & Co meski api bukan berasal dari kendaraan.
Seorang saksi tampak memadamkan api dengan cepat, dilaporkan sebelum sempat menyebar ke SUV tersebut.
Otoritas setempat belum menyimpulkan hasil investigasi mereka atas kebakaran kecil itu.
Jika benar Lynk & Co 900 terbakar, insiden ini berpotensi menjadi bencana reputasi bagi perusahaan.
Namun, klaim Lynk & Co bahwa penyebabnya bukan mobil tetap menunggu hasil penyelidikan resmi.
Lynk & Co 900 merupakan SUV plug-in hybrid yang menjadi salah satu model andalan merek tersebut di pasar China.
Karena itu, munculnya rekaman api dari kolong mobil dengan cepat menarik perhatian publik di media sosial.
Spekulasi awal menyebut baterai atau sistem kelistrikan mobil sebagai penyebab, terutama karena kendaraan itu tidak terlihat sedang dicas saat kejadian.
Pernyataan resmi Lynk & Co pun menjadi upaya perusahaan untuk meredam kekhawatiran konsumen terhadap keamanan produk mereka.
Meski demikian, publik masih menunggu kepastian dari otoritas setempat sebelum menarik kesimpulan akhir soal penyebab kebakaran tersebut.
