BMW 3 Series buatan China diperpanjang 100 mm dengan wheelbase 2.970 mm. Model 2027 ini hadir dalam versi 325L dan 330L bertenaga hingga 283 hp.
BMW 3 Series sedan buatan China untuk model 2027 mengalami perpanjangan 100 mm dibandingkan versi global.
Model ini akan diproduksi oleh joint venture BMW-Brilliance dan menawarkan dua versi bensin dengan tenaga hingga 283 hp.
Informasi ini terungkap melalui proses homologasi domestik yang dipublikasikan Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT).
Dimensi dan Desain Khas China
Dimensi BMW 3 Series China adalah 4.865/1.852/1.461 mm dengan wheelbase 2.970 mm.
Angka ini 100 mm lebih panjang dari versi global, sementara jarak sumbu rodanya bertambah 110 mm.
Wheelbase tersebut hanya 25 mm lebih pendek dari jarak sumbu roda BMW 5 Series (G60).
Dari sisi eksterior, model ini memakai gagang pintu semi-tersembunyi yang menggantikan model retractable versi global.
Gagang pintu yang sepenuhnya tersembunyi akan dilarang di China tahun depan karena dianggap berisiko bagi keselamatan.
Selain itu, kendaraan produksi JV BMW-Brilliance ini secara umum tetap sama dengan versi global.
BMW 3 Series China menggunakan roda staggered berukuran 19 inci 245/40 dan 255/40, atau 20 inci 245/35 dan 255/35.
Sudut approach dan departure masing-masing 15 dan 16 derajat.
Bobot kosong versi entry-level 325L adalah 1.740 kg, sedangkan versi 330L yang lebih bertenaga memiliki bobot 1.753 kg.
Bobot bruto mobil mencapai 2.230 kg.
Mesin Bensin dan Peluncuran
BMW 3 Series bensin ini masih menggunakan arsitektur CLAR yang dimodifikasi dan mesin seri B.
Versi 325L mengandalkan mesin 2 liter B48B20K bertenaga 172 kW (231 hp) dengan kecepatan maksimum 233 km/jam.
Sementara itu, versi 330L memakai mesin empat silinder 2 liter B48B20N yang menghasilkan 211 kW (283 hp) dan kecepatan maksimum 250 km/jam.
Belum ada informasi mengenai tipe penggerak maupun transmisi yang akan digunakan.
BMW 3 Series baru ini diperkirakan masuk pasar China pada 2027.
Sebelumnya, BMW China dilaporkan telah memulai pengurangan tenaga kerja dengan sekitar 1.800 karyawan terkena PHK per 2 November 2026.
