Hyundai menarik 424.743 kendaraan terkait tiga masalah terpisah: rem mendadak, airbag yang bisa meledak, dan suspensi longgar. Model terdampak termasuk Santa Cruz, Tucson, Ioniq 5, dan Ioniq 9.
Dealer akan memperbarui software kamera depan untuk mengatasi masalah. Pemberitahuan recall dijadwalkan pada pertengahan Juli.
>>> Stok Membludak, Dodge Butuh 142 Hari Jual Satu Mobil, Toyota Hanya 36 Hari
Suspensi Longgar pada Ioniq 5 dan Ioniq 9
Recall ketiga melibatkan 172 unit Ioniq 5 tahun 2025 dan Ioniq 9 tahun 2026. Kendaraan listrik ini mungkin memiliki baut suspensi belakang yang tidak dikencangkan dengan benar.
Getaran dapat melonggarkan mur dan baut seiring waktu. Kondisi ini berpotensi menyebabkan hilangnya kendali kendaraan.
Hyundai mendapat laporan awal pada 2025 tentang suara aneh dari suspensi belakang Ioniq 5.
Investigasi menemukan hanya 1% dari kendaraan yang terdampak yang memiliki komponen suspensi tidak sesuai spesifikasi.
>>> Pemilik Audi Keluhkan Pompa Air V6 Turbo Rusak, Biaya Perbaikan Capai Rp 96 Juta
Dealer akan memeriksa dan mengganti pengencang suspensi belakang serta melakukan penyelarasan roda belakang. Recall ini merupakan bagian dari komitmen Hyundai terhadap keselamatan pelanggan.
