OTOMOTIF1.com

72% Pembeli EV Baru Tukar Mobil Bensin, Meski Insentif Federal Dihapus

72% Pembeli EV Baru Tukar Mobil Bensin, Meski Insentif Federal Dihapus
Ilustrasi mobil listrik dan pom bensin

Data Edmunds menunjukkan 72,1% pembeli EV baru di April 2026 menukar mobil bensin, naik dari 67,1% di Januari. Tren ini terjadi meski kredit pajak $7.500 federal dihapus.

Ukuran teks

Data terbaru dari Edmunds menunjukkan bahwa semakin banyak pembeli kendaraan listrik (EV) yang menukar mobil bensin mereka.

Pada Januari 2026, 67,1% pembeli EV baru di dealer menukar mobil bensin. Angka itu melonjak menjadi 72,1% pada April 2026.

>>> Debat Sengit Insinyur Lexus soal Peredam Kejut ES Terbaru

Peningkatan ini terjadi meskipun insentif federal sebesar $7.500 untuk EV telah dihapus. Beberapa insentif tingkat negara bagian juga ikut hilang.

Tidak hanya pembeli pertama, pembeli EV berulang juga meningkat. Pada Januari, 26,2% pembeli menukar EV lama dengan yang baru.

Angka itu naik menjadi 35,4% pada April.

Analis: Masih Terlalu Dini untuk Menyimpulkan

Ivan Drury, Senior Director of Insights di Edmunds, mengatakan masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan.

>>> Porsche Cayenne Disulap Jadi Pickup, Dijual Rp480 Juta

Menurutnya, tren ini mungkin dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar akibat konflik Timur Tengah.

"Harga minyak dan gas mulai naik setelah AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari.

Tiga bulan lagi data yang tinggi akan memberi indikasi lebih baik apakah konsumen benar-benar beralih," ujar Drury kepada CNBC.

Cox Automotive melaporkan indeks nilai kendaraan bekas Manheim naik 4% dibanding tahun lalu. Kenaikan harga EV lebih tinggi dari mobil bensin.

>>> Satu Juta Pembeli Mobil Baru Hilang, Produsen Tak Keberatan

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua