Su Qingpeng, CEO GAC Govy, menyatakan baterai solid-state adalah jalur penting bagi mobil terbang. Perusahaan menargetkan komersialisasi eVTOL pada 2027.
Su Qingpeng, pendiri dan CEO GAC Govy, perusahaan mobilitas rendah yang diinkubasi GAC, menegaskan bahwa baterai solid-state merupakan jalur penting bagi masa depan mobil terbang.
Pernyataan ini disampaikan dalam laporan Yicai.
>>> Teknologi MIVEC: Rahasia Performa dan Efisiensi Mesin Mitsubishi Bensin dan Diesel
Menurut Su, industri mobil terbang kini memasuki fase kritis verifikasi untuk operasi komersial dan produksi massal.
Pasar modal pun mulai beralih dari fokus pada parameter teknis ke metrik praktis seperti volume pengiriman, profitabilitas, dan jadwal sertifikasi kelaikan udara.
Su membandingkan kondisi industri mobil terbang saat ini dengan awal mula kendaraan listrik satu dekade lalu.
Ia mencatat bahwa kendaraan energi baru baru memasuki periode pertumbuhan pesat setelah pangsa pasarnya melebihi 7%.
Ia memprediksi perkembangan mobil terbang akan lebih cepat, dengan siklus komersial tertutup diperkirakan tercapai pada 2030.
>>> Telkomsel 5G Dukung The Legend Continues: Cetak Generasi Penerus Dunia Reli Indonesia
Produksi dan Sertifikasi Govy AirCab
Produk unggulan GAC Govy, Govy AirCab, mulai dipra-pesan pada 2025 dan resmi keluar dari jalur produksi pada Mei 2026.
Perusahaan berencana menyelesaikan verifikasi kelaikan udara dan mengajukan Sertifikasi Tipe (TC) pada akhir tahun ini, dengan Sertifikasi Produksi (PC) diharapkan pada paruh pertama 2027.
Pada 29 Mei, produk multi-rotor pertama GAC Govy, AirCab, keluar dari jalur produksi.
