otomotif1.com

Mercedes-AMG Siapkan 27 Model Baru dalam 36 Bulan untuk Saingi BMW M

Mercedes-AMG model terbaru
Mercedes-AMG GT 4-Door listrik

Mercedes-AMG berencana meluncurkan lebih dari 27 model baru dalam 36 bulan ke depan untuk mengejar penjualan BMW M. Target penjualan tahunan 200.000 unit pada 2030.

Ukuran teks

Mercedes-AMG mengumumkan rencana ambisius untuk memperkuat posisinya di pasar performa tinggi. Divisi performa Mercedes-Benz ini menargetkan penjualan tahunan mencapai 200.000 unit pada 2030.

Langkah ini diambil untuk mendekati pencapaian BMW M yang tahun lalu menjual lebih dari 213.000 kendaraan.

Sementara itu, AMG hanya mencatat penjualan sekitar 145.000 unit secara global.

Dalam presentasi investor di Los Angeles, AMG memaparkan strategi pertumbuhan yang mencakup peluncuran lebih dari 27 model baru dalam 36 bulan ke depan.

Hal ini diungkapkan langsung oleh CEO Mercedes-AMG, Michael Schiebe.

“Rencana kami jelas untuk tumbuh. Semua produk kini sedang dalam proses pembuatan,” ujar Schiebe kepada Auto News.

Ia menambahkan bahwa publik hanya perlu menunggu karena akan banyak model baru yang diluncurkan.

Mesin Baru dan Elektrifikasi

Salah satu model terbaru yang sudah diperkenalkan adalah Mercedes-AMG GT 4-Door listrik murni. Mobil ini menggunakan tiga motor aksial-flux canggih dengan tenaga mencapai 1.163 hp.

Model tersebut akan bersaing dengan Porsche Taycan dan Audi e-tron GT. Setelahnya, AMG juga akan meluncurkan SUV listrik.

Yang lebih krusial adalah pengembangan mesin baru.

AMG menyiapkan mesin V8 4.0 liter twin-turbo dengan flat-plane crank yang pertama kali ditampilkan di Mercedes-Benz S-Class.

Mesin V8 ini kemungkinan akan digunakan pertama kali pada CLE 63 'Mythos'. Ada harapan pula bahwa C 63 akan mengadopsinya.

Selain itu, Mercedes-AMG GT Black Series dan mobil balap GT3 juga akan menggunakan mesin yang sama.

AMG tidak hanya mengandalkan V8. Mereka juga mengembangkan mesin enam silinder baru sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.

Untuk mendongkrak penjualan, AMG akan fokus pada ekspansi di Amerika Serikat yang saat ini menyumbang lebih dari sepertiga penjualan.

Wilayah lain seperti Eropa, Asia, dan Timur Tengah juga menjadi target pertumbuhan.

Update Terbaru

Lihat semua