Porsche meluncurkan Strategi 2035 untuk mengembalikan margin laba yang anjlok ke 1,1%. CEO baru Michael Leiters berjanji mengurangi varian dan fokus pada mobil sport.
“Pada akhirnya, itu akan menentukan apakah kami berhasil.”
Pilar kedua berfokus pada produk, yang disebut Leiters sebagai tuas paling penting untuk memperbaiki nasib Porsche. Ia mengakui lini produk menjadi terlalu rumit dan akan mengurangi jumlah varian.
Di Amerika Serikat, Porsche sudah menghentikan kedua varian wagon Taycan. Perusahaan juga menegaskan kembali komitmennya terhadap mesin pembakaran, hybrid, dan listrik.
>>> Nissan Hidupkan Kembali Van NV200 dengan Wajah Baru dan Teknologi Hybrid
911 tidak akan menjadi listrik penuh.
Sebaliknya, masa depan mobil sport ini mencakup sistem hybrid performa baru yang pertama kali terlihat pada GTS dan kini diperluas ke Turbo.
Porsche juga menaruh harapan besar pada Cayenne Electric yang diyakini dapat membantu membangun warisan EV sejati bagi merek tersebut.
Pilar terakhir menyasar perusahaan itu sendiri.
Porsche menjanjikan lebih banyak berbagi platform dengan VW Group, efisiensi yang lebih besar, dan lebih sedikit lapisan kompleksitas.
Perusahaan juga membahas pengurangan tenaga kerja dan langkah pemotongan biaya lainnya. Leiters menegaskan bahwa perampingan yang sudah diumumkan saja tidak akan cukup.
>>> Xiaomi Terapkan Algoritma Balap Ekstrem YU7 GT ke Mobil Produksi
“Kami berfokus pada disiplin, prioritas yang jelas, dan implementasi sistematis dari langkah-langkah yang diperlukan,” kata Ketua Dewan Pengawas Dr Wolfgang Porsche.
