GMC Sierra EV Denali berhasil mengungguli Ford F-250 Super Duty bermesin diesel Power Stroke dalam uji tarik beban 7.000 pon. Hasil ini menandai perubahan penting dalam persaingan antara truk listrik dan diesel.
GMC Sierra EV Denali berhasil mengungguli Ford F-250 Super Duty yang dilengkapi mesin diesel Power Stroke dalam uji tarik beban 7.000 pon.
Uji coba yang dilakukan pada 26 Juni 2026 oleh Torque News ini mempertemukan dua filosofi berbeda di jalan yang sama dengan beban yang identik.
>>> DR Automobiles Hidupkan Kembali Osca dengan SUV dan Sportcar Bertenaga Toyota
Hasilnya, Sierra EV Denali keluar sebagai pemenang.
Meski demikian, hasil ini tidak serta merta mengakhiri perdebatan antara pendukung truk listrik dan diesel, namun memberikan data perbandingan yang kredibel.
Detail Uji Tarik
Beban 7.000 pon yang ditarik termasuk dalam kategori tugas berat, bukan trailer ringan yang hanya mengandalkan torsi rendah kendaraan listrik.
Dalam kondisi tarik berkelanjutan, drivetrain listrik Sierra EV Denali memberikan torsi secara instan dan konsisten, tanpa jeda turbo seperti pada mesin diesel.
Manajemen termal, yang selama ini menjadi titik lemah kendaraan listrik dalam beban tinggi, terbukti mampu menjaga performa Sierra sepanjang pengujian.
Sementara itu, Ford F-250 dengan mesin 6.7 liter turbodiesel menghasilkan 500 tenaga kuda dan torsi 1.200 lb-ft, menjadikannya pilihan utama bagi pengguna trailer berat selama bertahun-tahun.
Mengapa Pendukung Diesel Perhatian
Dominasi Power Stroke dalam percakapan penarik beban tidak hanya soal angka puncak.
>>> Lexus LC 500: Mobil Sport Jepang yang Tak Lekang oleh Waktu
