CATL memproduksi sel sodium-ion 175 Wh/kg untuk Changan dengan biaya 0,35 yuan/Wh, mendekati harga LFP. Teknologi ini unggul di suhu rendah dan keamanan termal.
Baterai sodium-ion resmi memasuki jalur produksi massal untuk mobil penumpang Changan Auto. Informasi terbaru dari CIConsulting mengonfirmasi bahwa tahap validasi kendaraan awal telah selesai.
Skala komersial kini memposisikan teknologi sel alternatif ini untuk masuk ke segmen kendaraan volume tinggi.
>>> Aistaland GT7 Resmi Meluncur di China: Shooting Brake Listrik 768 hp Mulai Rp 30.900
Biaya dan Kinerja Teknis
Desain teknik menggunakan pengumpul arus aluminium foil ganda untuk menggantikan tembaga yang lebih mahal pada baterai lithium tradisional.
Pergeseran metalurgi ini mengurangi biaya material sel langsung sambil mempertahankan parameter struktural inti.
Produsen mempercepat penggunaan katoda polianion untuk mengoptimalkan stabilitas paket jangka panjang.
Data manufaktur sel menunjukkan penurunan signifikan dalam pengeluaran komponen selama siklus produksi terbaru.
Pada kuartal pertama 2026, biaya produksi sel sodium mentah berkisar antara 0,35 yuan (0,051 USD) hingga 0,40 yuan (0,059 USD) per watt-jam.
Angka ini mempersempit selisih biaya dengan unit lithium besi fosfat (LFP). Sel LFP saat ini memiliki patokan pasar 0,34 yuan (0,050 USD) per watt-jam.
Pemodelan industri menunjukkan bahwa efisiensi produksi berkelanjutan akan semakin menekan biaya sodium. Laporan tersebut memproyeksikan dominasi biaya penuh atas lithium pada akhir 2027.
Matriks sel fisik juga memberikan keunggulan termal dan iklim dibandingkan varian lithium standar.
Perangkat keras sodium mempertahankan lebih dari 90% kapasitas nominalnya pada suhu dingin hingga -20 derajat Celcius.
