otomotif1.com

Chevy SS: Mengapa Mobil Ikon Tak Sengaja Ini Kini Naik Harga

Chevy SS: Mengapa Mobil Ikon Tak Sengaja Ini Kini Naik Harga
Mobil listrik sedang diisi daya di stasiun pengisian di Washington, AS

Chevrolet SS awalnya kurang laku, kini jadi buruan kolektor. Simak alasan sedan sport V-8 ini naik harga.

Ukuran teks

Bahkan hingga kini, ia tetap menjadi salah satu proyek mobil performa paling tidak biasa dari Chevrolet, dan orang-orang mulai menghargai keunikannya.

Di Australia, SS dikenal sebagai Holden Commodore VF. Filsafat teknik Australia selalu mengutamakan daya tahan, kepraktisan, dan fungsionalitas.

Tidak seperti sedan Amerika yang fokus pada jelajah jalan raya, SS terasa lebih seperti sedan sport Jerman.

Sasisnya mengutamakan taktil dan umpan balik, bukan pengalaman mewah yang terlepas. Holden sangat memengaruhi dinamika ini dengan menyetel Magnetic Ride Control, kemudi, dan suspensi untuk keterlibatan maksimal.

Kelangkaan juga menjadi daya tarik. Dengan hanya 12.860 unit terjual, SS cukup langka di pasar bekas.

Warna Alchemy Purple yang hanya tersedia pada 2015 adalah yang paling langka, dengan hanya 61 unit diproduksi.

in2

Chevy SS Kini Lebih Masuk Akal daripada Tahun 2014

Pasar mungkin mengabaikan Chevy SS saat baru, tetapi dunia telah banyak berubah. Kini, sedan sport V-8 naturally aspirated kemungkinan tidak akan kembali.

Kualitas yang dulu membuat SS diabaikan kini menjadi nilai jual utamanya.

Tidak ada pengganti sejati untuk SS. Chevrolet saat ini tidak menjual sedan tradisional sama sekali.

Jika ingin Chevy dengan empat pintu, pilihannya hanya truk atau SUV. SS bukan hanya bagian dari formula yang menghilang, tetapi juga milik era otomotif yang berbeda.

>>> Lexus LS 500h: Flagship Hybrid yang Hanya Bisa Dibeli Bekas

Alternatif seperti BMW E90 M3 Sedan mungkin lebih populer karena harganya lebih terjangkau. Namun, keunikan dan kelangkaan Chevy SS membuatnya semakin dicari kolektor.

Halaman 3 dari 3: 1 2 3

Update Terbaru

Lihat semua