California mengusulkan aturan baru untuk ban aftermarket yang bertujuan menyamakan efisiensi dengan ban pabrik. Meski tidak melarang ban performa, kebijakan ini berpotensi mengurangi pilihan konsumen.
California mengusulkan aturan baru untuk ban aftermarket yang bertujuan menyamakan efisiensi dengan ban pabrik. Usulan ini tidak melarang ban performa, meski ada klaim yang beredar di internet.
Kebijakan ini tetap bisa mengurangi pilihan konsumen dengan cara yang perlu dicermati.
>>> Fiat Luncurkan Multiplina Konsep dan Edisi Baru Topolino
Usulan Aturan Ban Aftermarket California
California mengusulkan aturan baru untuk ban pengganti.
Tergantung siapa yang ditanya, ini adalah inisiatif hemat bahan bakar yang brilian atau awal perang pemerintah terhadap mobil penggemar.
Seperti biasa, kebenaran ada di tengah-tengah. Usulan ini nyata, dampak potensialnya nyata, dan perdebatan layak dilakukan.
Namun, sebelum semua orang panik membeli ban trek, mari kita uraikan realitasnya.
Usulan ini berasal dari undang-undang yang disahkan California pada tahun 2003. Lebih dari dua dekade lalu.
Berdasarkan undang-undang itu, Komisi Energi California bertugas membuat program ban pengganti.
Program ini dirancang untuk memastikan ban pengganti yang dijual di negara bagian itu, rata-rata, seefisien energi seperti ban asli yang dipasang di kendaraan baru.
>>> Mazda CX-5 2026: SUV Mainstream yang Mendekati Kemewahan Lexus
Logikanya sederhana. California mengatakan banyak ban pengganti memiliki hambatan gulir yang lebih tinggi daripada ban pabrik.
Hambatan gulir yang lebih tinggi berarti kendaraan mengonsumsi lebih banyak energi, baik bensin, diesel, listrik, maupun hidrogen.
