California mengusulkan aturan baru untuk ban aftermarket yang bertujuan menyamakan efisiensi dengan ban pabrik. Meski tidak melarang ban performa, kebijakan ini berpotensi mengurangi pilihan konsumen.
Regulator memperkirakan usulan ini bisa menghemat uang pengemudi di pompa bensin sekaligus mengurangi emisi. Itulah tujuan umumnya.
Ban Performa Bukan Target
Yang tidak dilakukan undang-undang ini adalah melarang semua ban performa secara eksplisit. Faktanya, usulan ini secara khusus membuat standar terpisah untuk ban ultra-high-performance.
Ban tersebut tidak dipaksa memenuhi target efisiensi yang sama dengan ban mobil ekonomi.
Jika Anda membayangkan inspektur negara datang menyita ban Michelin Pilot Sport Cup 2 Anda, itu tidak terjadi.
>>> BMW M4 Curian Terbelah Dua Usai Tabrak Tiang Rambu di Florida
Kedua, usulan ini tidak mengatur apa yang bisa Anda pasang di kendaraan Anda. Usulan ini mengatur apa yang bisa dijual di California.
Itu perbedaan penting.
Fokusnya pada produsen dan pengecer, bukan pengemudi. Namun, mudah melihat efeknya.
Tentu, Anda bisa memasang apa pun yang Anda mau. Tapi jika ban itu tidak tersedia di California, pembeli harus pergi ke luar negara bagian untuk mendapatkannya.
Jika produsen tidak bisa menjual produk mereka di California, mereka mungkin mengubah campuran produk, menghilangkan beberapa lini, dan pada akhirnya memengaruhi pembeli di mana pun.
Kebijakan Masuk Akal atau Berlebihan?
Realitasnya, usulan ini bukan larangan total ban performa seperti yang diklaim beberapa kritikus. Tapi ini adalah upaya untuk mengarahkan pasar ban pengganti menuju efisiensi.
Apakah itu kebijakan masuk akal atau campur tangan berlebihan pemerintah, masih bisa diperdebatkan. Bagaimanapun, pembuat undang-undang sedang mengerjakan aturan yang diperintahkan 23 tahun lalu.
>>> 2026 Toyota Prius: Efisiensi, Gaya, dan Nilai yang Lebih Baik
Apa yang mereka putuskan bisa berdampak besar pada masa depan ban di seluruh negeri.
