Chery menawarkan garansi baterai seumur hidup untuk pemilik pertama kendaraan listrik guna meningkatkan kepercayaan konsumen setelah standar keselamatan baterai baru berlaku di China.
Standar baru ini dianggap sebagai standar keselamatan baterai paling ketat dalam sejarah. Standar tersebut mensyaratkan tidak ada api atau ledakan dalam periode observasi dua jam setelah thermal runaway.
Asap tidak boleh masuk ke kabin penumpang dalam waktu lima menit setelah alarm dikeluarkan.
Selain itu, baterai harus mampu menahan tiga kali benturan dari bola baja 30 mm dengan energi 150 J tanpa menyala atau meledak.
>>> Ford Mulai Produksi Baterai di Michigan Pakai Teknologi China yang Jadi Kontroversi
Standar baru juga mensyaratkan tidak ada penyalaan atau ledakan setelah 300 siklus pengisian cepat.
Chery gencar mendorong penjualan kendaraan energi baru di China dan berinvestasi pada teknologi baru. Perusahaan menargetkan ketersediaan massal baterai solid-state pada tahun 2027.
Chery juga mengembangkan jenis baterai lain dan bekerja sama erat dengan CATL dan Gotion.
Menurut China EV DataTracker, model terlaris Chery di China pada Mei 2026 adalah QQ3 EV hatchback listrik dengan pengiriman 8.523 unit.
>>> Audi Tinggalkan Konsep Mobil Global, Fokus pada Pasar Lokal
Mobil ini akan memasuki pasar global dengan nama Chery Q.
