Suzuki Katana, motor naked dengan desain ikonik dan mesin GSX-R, layak kembali dipasarkan. Simak alasan mengapa model ini pantas mendapatkan kesempatan kedua.
Suspensi depan menggunakan garpu KYB 43 mm yang dapat disetel penuh, sementara belakang menggunakan monoshock dengan preload tujuh tingkat dan penyesuaian rebound.
Rem depan mengandalkan cakram ganda 310 mm dengan kaliper Brembo radial monobloc, sedangkan belakang menggunakan cakram 240 mm dengan kaliper Nissin satu piston.
Dimensi motor ini memiliki panjang 83,9 inci, lebar 32,3 inci, dan jarak sumbu roda 57,5 inci.
Bobotnya mencapai 474 pound, sedikit lebih berat dari kompetitor. Tangki bahan bakar mampu menampung 3,2 galon bensin.
Fitur Elektronik Sederhana, Tanpa Layar TFT
Katana dibekali fitur dasar seperti ABS dan traction control, namun keduanya tidak terintegrasi dengan IMU. Instrumen cluster masih menggunakan LCD model lama dengan warna oranye saat malam hari.
Quickshifter baru tersedia pada model 2022 dan 2024.
Persaingan di Segmen Retro Naked 1.000 cc
Jika Suzuki memutuskan untuk menghadirkan kembali Katana, motor ini akan bersaing dengan Honda CB1000F yang menawarkan IMU enam sumbu dan harga setara.
Namun, tenaga Honda lebih rendah, sekitar 120 tenaga kuda.
Di sisi lain, Suzuki juga memiliki GSX-8T yang sudah berada di segmen retro dengan harga lebih terjangkau.
>>> Tesla Model Y L vs BMW X5, Kia EV9, Rivian R1S: Enam Kursi Cukup?
Menghadirkan Katana berarti Suzuki harus menentukan posisi harga yang tepat agar tidak tumpang tindih dengan lini produknya sendiri.
