Seorang pria di Illinois dijatuhi hukuman 9 tahun penjara setelah GPS pada Dodge Durango curian memudahkan polisi melacak dan menangkapnya.
Sebuah GPS bawaan pada Dodge Durango curian membuat pelaku kejahatan harus mendekam di penjara selama sembilan tahun. Peristiwa ini terjadi di Crystal Lake, Illinois, Amerika Serikat.
Wayne Mikulski (46) mencuri sebuah Dodge Durango 2025 pada 24 Mei 2025.
>>> Kamera AI Baca 20 Miliar Plat Nomor Sebulan, Kota Mulai Menolak
Polisi menerima sinyal GPS dari mobil tersebut yang menunjukkan lokasinya di tempat parkir Best Buy di Crystal Lake.
Saat petugas tiba, mereka melihat seorang wanita duduk di kursi penumpang. Mereka kemudian menunggu di sekitar mobil hingga pengemudi kembali.
Mikulski keluar dari toko dan berjalan menuju Durango.
Ia melihat polisi dan mencoba melarikan diri dengan berlari, namun berhasil ditangkap setelah terjadi perkelahian yang menyebabkan tiga petugas terluka.
>>> Honda Shadow Phantom: Cruiser Tangguh yang Bertahan Lebih Lama
Barang Bukti Lain dan Hukuman Tambahan
Selain mobil curian, polisi menemukan Mikulski membawa beberapa kartu kredit milik orang lain dan sejumlah metamfetamin.
Ia kemudian mencapai kesepakatan pembelaan dengan Kantor Jaksa Wilayah McHenry. Mikulski mengaku bersalah atas kepemilikan kendaraan curian, dan tuntutan ringan lainnya dibatalkan.
Ia dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara.
>>> Audi SQ7 2027: SUV 7 Kursi yang Lebih Cepat dari Banyak Mobil Sport
Hukuman ini menambah catatan kriminalnya yang sudah panjang.
Mikulski saat ini sedang menjalani hukuman lebih dari delapan tahun untuk kasus melarikan diri dengan agresif, pemalsuan, dan penipuan surat.
Ia juga memiliki hukuman terpisah untuk pencurian identitas, kasus melarikan diri lainnya di Ogle County, dan perampokan di Cook County.
Jaksa Wilayah McHenry, Randi Freese, menyatakan bahwa teknologi saat ini membuat pelaku kejahatan lebih mungkin ditemukan, ditangkap, dan dituntut.
>>> Yamaha XSR900: Sensasi Premium Tanpa Harga Selangit
Ia juga mengapresiasi kerja sama Kepolisian Crystal Lake dan Chicago dalam menangani kasus ini.
