Honda Africa Twin dengan transmisi DCT menghilangkan stres berkendara di taman nasional. Tanpa kopling, perjalanan jadi lebih fokus pada pemandangan.
Tinggi jok standar 34,3 inci bisa diturunkan menjadi 33,5 inci.
Komponen berat juga ditempatkan rendah dan dekat dengan pusat gravitasi, sehingga bobot terasa lebih ringan dari angka sebenarnya.
Dengan ground clearance 9,8 inci dan suspensi long-travel, motor ini siap diajak ke jalan tanah.
Namun, ingatlah bahwa ini bukan motor trail; untuk medan pasir dalam atau single-track teknis, bobotnya akan terasa.
>>> Ford Recall: Masalah Wiper pada Mustang Bensin dan Poros pada Mach-E
Untuk sebagian besar petualangan taman nasional—jalan gravel dan fire road—kemampuannya sudah lebih dari cukup.
Fitur Touring yang Memanjakan
Selain kemampuan off-road, Africa Twin juga dirancang untuk touring jarak jauh. Cruise control standar sangat membantu di jalan raya taman nasional yang lurus dan panjang.
Layar TFT 6,5 inci mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, sehingga navigasi dan musik dapat diakses langsung tanpa menempelkan ponsel di stang.
Tangki bahan bakar 5,0 galon cukup untuk menempuh jarak jauh tanpa pompa bensin.
Sistem elektronik canggih seperti cornering ABS, traction control, wheelie control, dan rear-lift mitigation hadir sebagai jaring pengaman.
Semua fitur ini bisa disesuaikan sesuai kebutuhan, dan tidak mengganggu saat berkendara di aspal maupun tanah.
Dengan harga mulai sekitar $15.600, Africa Twin DCT mungkin bukan yang paling ringan atau murah.
>>> Ford Mustang GTD Ditarik Kembali karena Masalah Wiper
Namun, dengan menghilangkan kopling dan perpindahan gigi, motor ini menawarkan cara paling mudah untuk menikmati taman nasional tanpa stres.
