Stellantis mengembangkan Abarth Topolino untuk menarik pembeli muda. Edisi sporty ini lebih fokus pada gaya daripada performa karena regulasi membatasi motor listrik 8 hp.
Stellantis dikabarkan sedang menyiapkan versi Abarth dari mobil listrik mungil Fiat Topolino. Edisi sporty ini dirancang untuk menarik perhatian kalangan muda, terutama remaja.
Fiat Topolino baru saja hadir di Amerika Serikat dengan harga $13.995, menjadikannya EV termurah di negara tersebut.
>>> GWM Daftarkan SUV Listrik Besar Wey V8X untuk Bersaing di Pasar BEV China
Namun, mobil ini tidak diklasifikasikan sebagai mobil dan tidak legal untuk jalan raya, setidaknya hingga Stellantis meluncurkan kit konversi Low Speed Vehicle (LSV) yang memungkinkannya melaju di jalan dengan batas kecepatan 35 mph (56 km/jam) atau kurang.
Dalam bentuk standar, kecepatan tertinggi Topolino hanya 19 mph (31 km/jam), sangat lambat.
Meski demikian, Stellantis tetap mempertimbangkan untuk menghadirkan versi Abarth guna meningkatkan daya tariknya bagi pembeli muda di Eropa.
Mengejar Remaja yang Ingin Kebisingan
Model yang lebih sporty itu akan melampaui Fiat Topolino Sport yang baru diperkenalkan di Italia.
Topolino Sport hanya membawa warna baru, grafis strip, aksen hitam, dan velg yang serasi, tanpa perubahan pada bagian mekanis.
>>> Geely Galaxy TT Ultra: Sedan Performa 578 HP dengan Arsitektur 800V
CEO Fiat dan Abarth, Olivier Francois, mengatakan kepada Autocar bahwa perusahaannya sedang mengembangkan sentuhan Abarth pada Topolino.
Ia menyebut ide itu sebagai “impian” dan memprediksinya akan menjadi “hit total”.
