Honda J35 V6 telah bertahan 27 tahun tanpa turbo. Mesin naturally aspirated ini terus disempurnakan dan dikenal andal, bahkan mampu menempuh lebih dari 200.000 mil.
Selama hampir tiga dekade, Honda mempertahankan mesin V6 naturally aspirated di tengah gempuran turbocharging. Hasilnya adalah mesin J35 yang dikenal sangat andal.
Mesin ini digunakan di Honda Pilot, Passport, Ridgeline, Odyssey, dan Acura MDX. Keandalannya telah teruji hingga lebih dari 200.000 mil.
>>> Motor Bekas yang Disarankan untuk Pemula: Yamaha XT250
Evolusi J35 Tanpa Revolusi
Honda memperkenalkan J35 pada 1998. Sejak itu, mesin ini terus disempurnakan tanpa perubahan besar.
Versi terbaru, J35Y8, hadir di Honda Pilot 2026. Mesin ini menghasilkan 285 hp dan 262 lb-ft torsi.
Honda mengubah konfigurasi dari SOHC/VTEC menjadi DOHC untuk memenuhi standar emisi SULEV30. Keputusan ini mempertahankan karakter naturally aspirated.
Di Pilot, J35 dipasangkan dengan transmisi otomatis 10-percepatan. Konsumsi bahan bakar mencapai 19/27 mpg untuk FWD dan 19/25 mpg untuk AWD.
Keunggulan Mesin Naturally Aspirated
Mesin tanpa turbo memiliki lebih sedikit komponen bergerak. Tidak ada turbocharger, intercooler, atau pipa tambahan.
>>> Mobil Mewah Bekas Lebih Murah dari Toyota Camry Baru? Ini Perbandingannya
Tekanan pembakaran lebih rendah sehingga tekanan termal pada mesin berkurang. Ini berarti lebih sedikit titik kegagalan dibanding mesin turbo.
Mesin turbo bekerja pada suhu dan tekanan tinggi, yang menyebabkan stres jangka panjang. J35 menghindari masalah tersebut.
Meski demikian, J35 tetap memerlukan perawatan rutin. Beberapa varian awal mengalami masalah konsumsi oli pada sistem Variable Cylinder Management (VCM).
