Mesin Skyactiv-G Mazda telah diproduksi hampir 20 tahun sejak 2012. Keandalan dan efisiensi menjadi alasan utama mesin ini masih digunakan di berbagai model hingga 2026.
>>> Suzuki V-Strom 800DE: Saingan Berat Yamaha Ténéré 700 di Kelas ADV Middleweight
Mobil ini mencapai 39 MPG di jalan raya tanpa hybrid atau CVT. Ulasan di Edmunds menunjukkan skor rata-rata 4,4 dari 5 bintang dari 117 pemilik.
Kesuksesan Mazda3 2012 membuktikan arah rekayasa Mazda dan menjadi dasar penerapan Skyactiv di seluruh lini produk.
Penerapan Skyactiv pada 2026
Mazda CX-5 2026 mendapat skor 8,0/10 dari iSeeCars, termasuk 7,9/10 untuk keandalan. SUV ini diperkirakan bertahan 14,5 tahun atau 167.897 mil.
Peluang mencapai 200.000 mil mencapai 25,3 persen. Nilai jual kembali CX-5 kehilangan 39,9 persen setelah lima tahun, lebih baik dari rata-rata segmen.
J. D.
Power memberi skor 82/100 untuk kualitas dan keandalan CX-5 2026. Pengalaman berkendara mendapat 79/100, sementara resale 84/100.
Masa Depan Mesin Bensin Mazda
Mazda terus berinvestasi pada mesin bensin. Generasi berikutnya, Skyactiv-Z, direncanakan untuk CX-5 2027.
Mesin ini fokus pada efisiensi pembakaran Lambda 1 di seluruh rentang operasi.
Mesin masa depan Mazda akan terintegrasi dengan sistem elektrifikasi, seperti mild-hybrid 48 volt, plug-in hybrid, dan range-extender rotary.
>>> BYD Rilis Gambar Resmi 2027 Seal 06, Hadirkan LiDAR dan Opsi Motor 240 kW
Dengan begitu, mesin bensin Mazda tetap memenuhi standar emisi global tanpa mengorbankan keandalan jangka panjang.
