FAW Group melalui merek Hongqi berhasil menguji baterai ultra-fast charging yang dapat mengisi daya dari 10% ke 70% dalam 3 menit 41 detik, menambah ketat persaingan teknologi pengisian cepat EV di China.
Persaingan teknologi pengisian daya ultra cepat kendaraan listrik di China semakin memanas. FAW Group menjadi pemain terbaru yang bergabung dengan pengumuman baterai isi cepat andalannya.
Melalui merek Hongqi, FAW bekerja sama dengan Lishen Battery menyelesaikan uji performa pengisian daya pada suhu 25°C untuk baterai ultra-fast charging yang baru dikembangkan.
>>> Audi Q9 2027 Resmi Meluncur, SUV Terbesar dengan Lampu OLED Melengkung
Hasilnya menunjukkan performa yang baik.
Baterai mampu mengisi daya dari 10% hingga 70% State of Charge (SOC) hanya dalam 3 menit 41 detik.
Sementara dari 10% ke 97% SOC membutuhkan waktu 8 menit 3 detik.
Teknologi Baterai 12C dan Sistem Pendingin Cerdas
Menurut FAW Group, baterai ini mencapai tingkat pengisian puncak 12C. Hal ini memecahkan hambatan tingkat pengisian sel sebelumnya melalui anoda pengisian ultra cepat berefisiensi tinggi.
>>> Stellantis Jual Free2move, Fokus pada Bisnis Inti Otomotif
Tim pengembang juga menerapkan elektrolit buatan sendiri dengan energi desolvasi rendah untuk mengurangi hambatan migrasi ion lithium.
Selain itu, aplikasi pelapisan sumber karbon komposit dan teknik modifikasi doping curah berhasil mengurangi resistansi internal hingga 15% dibandingkan sel sistem yang sama.
Untuk mengelola panas yang dihasilkan selama pengisian daya berdaya tinggi, baterai menggunakan sistem pendingin cair bersuhu seragam yang cerdas.
>>> Bugatti Mistral Langka Dilelang, Harga Bisa Tembus Rp144 Miliar
