Aprilia RS 457 membuktikan bahwa tenaga besar bukan segalanya. Dengan bobot ringan dan sasis presisi, motor ini menawarkan keseruan berkendara yang sulit ditandingi motor bertenaga ganda.
Entry corner yang bersih, titik pengereman yang telat tapi terkontrol, dan dorongan awal yang cepat di lintasan lurus menjadi penting karena mesin tidak bisa langsung mengoreksi setiap kesalahan.
RS 457 mendorong input kontrol yang halus dan menghargai pengendara yang memahami cara menjaga momentum.
Motor ini bisa membangun keterampilan yang berguna pada kecepatan yang wajar, tetapi kualitas yang sama juga memberi pengendara berpengalaman sesuatu untuk dikejar setiap kali jalan mulai berkelok.
Motor dengan tenaga dua kali lipat akan menghilang di lintasan lurus, dan Aprilia tidak mencoba menantang kenyataan itu.
Namun, saat jalan mulai berkelok, akselerasi absolut hanyalah satu faktor.
Konstruksi ringan, sasis komunikatif, mesin yang mudah digunakan, dan batas yang bisa dicapai menciptakan pengalaman yang bisa dieksplorasi lebih sering.
>>> Suzuki V-Strom 800DE: Pesaing Tenere 700 yang Lebih Unggul di Jalan Raya
RS 457 tidak menyenangkan meskipun tenaganya lebih kecil, tetapi justru karena pengendara akhirnya bisa menggunakan hampir semua tenaganya.
