Pembongkaran sel baterai Xiaomi SU7 Standard Edition mengungkap perbedaan konstruksi dan densitas energi antara sel CATL dan FinDreams BYD.
Densitas energi volumetriknya juga lebih rendah, yaitu 369,0 Wh/L dibandingkan 389,8 Wh/L untuk sel FinDreams.
Sel CATL lebih pendek 8 mm dari sel FinDreams, tetapi dimensinya memberikan penampang yang lebih lebar. Angka-angka ini menggambarkan sel individual, bukan paket baterai lengkap.
Desain Empat Inti
Pemeriksaan sel CATL mengungkap empat inti lilitan internal, atau jelly roll, di dalam satu casing aluminium keras. Inti-inti tersebut disusun berpasangan dengan baki isolasi di bagian bawah.
>>> Sel CATL 350 Wh/kg Raih Standar Keselamatan Kelas Penerbangan
Sel FinDreams menggunakan arsitektur internal berbeda.
Alih-alih empat jelly roll, sel berbentuk blade 186,7 Ah menggunakan proses penumpukan laminasi, dengan lapisan elektroda dan separator berselang-seling di dalam casing aluminium panjangnya.
Faktor bentuknya yang panjang 620 mm dan lebar 24 mm berbeda jauh dari sel CATL yang lebih pendek dan lebar, memberikan tata letak internal yang berbeda meskipun kapasitasnya sama.
Terminal sel CATL dan katup pengaman terintegrasi dalam rakitan tutup atas. Menurut pembongkaran, sel dipasang dalam orientasi terbalik di paket baterai kendaraan, dengan ventilasi menghadap bagian bawah paket.
Kolektor arus positif sel CATL menggunakan foil aluminium lebih tebal dari 20 mikrometer, sedangkan kolektor negatif menggunakan foil tembaga 11 mikrometer.
Teknisi juga mengukur separator sekitar 12 mikrometer dengan lapisan komposit keramik/polimer dua sisi.
