CATL berencana memperluas layanan purna jual baterai ke 100 kota di dunia pada paruh kedua 2026. Pusat layanan akan menggunakan robotika untuk diagnostik dan perbaikan, dengan target waktu perbaikan 72 jam atau kurang.
>>> Volkswagen Indonesia Hadirkan Promo Kemerdekaan Khusus Pemilik Golf
CATL berjanji untuk memangkas biaya perbaikan hingga 10 kali lipat, dari 100.000 menjadi 10.000 yuan (sekitar 14.800 menjadi 1.480 dolar AS).
Namun, layanan perbaikan ini awalnya eksklusif untuk NEV yang dilengkapi baterai CATL.
Kini, CATL dan 'Ning Service' mengatakan pusat layanan terbaru mereka terbuka untuk semua NEV dan menggunakan proses otomatis untuk mempercepat perbaikan.
Perusahaan mengatakan robot jalur perbaikan mereka dapat memotong, mengecat, dan mengaplikasikan perekat pada paket baterai tanpa campur tangan manusia.
'Ning Service' mengklaim sebagai pelopor dalam industri perbaikan EV China, setelah berpartisipasi dalam pembentukan lebih dari 70 standar domestik.
Dengan pusat perbaikan terbaru, 'Ning Service' kini dapat memberikan perbaikan untuk 76,8% model NEV yang dijual di China, naik dari 47% sebelumnya.
Baik CATL maupun 'Ning Service' belum mengungkapkan rencana harga spesifik untuk perbaikan, yang mungkin mengindikasikan penetapan harga kasus per kasus untuk model dan kegagalan NEV yang berbeda.
Belum jelas juga bagaimana kedua pihak akan memperbaiki NEV yang dilengkapi sel dari sumber non-CATL.
>>> Czinger 21C Spyder: Hypercar Langka dengan Teknologi Rem Baru
'Ning Service' juga memamerkan armada truk perbaikan NEV mereka di acara CATL.
Truk perbaikan mobile ini murni EV, dengan jangkauan hingga 800 km.
Merek tersebut mengklaim bahwa truknya dapat melakukan '30 item diagnostik' dan melakukan '50 jenis perbaikan', meskipun tidak jelas apa item-item tersebut.
