BYD resmi meluncurkan pikap Mako di Brasil. Berbasis platform Song Plus, Mako hadir dengan teknologi DM generasi kelima dan dukungan etanol.
BYD resmi memperkenalkan pikap keduanya, Mako, di Brasil. Model ini diposisikan sebagai pikap ukuran menengah untuk melengkapi Shark yang sudah ada.
Mako dikembangkan dari platform Song Plus dan mengadopsi bahasa desain yang konsisten dengan SUV tersebut. Bagian depannya menampilkan gril besar yang tegas.
>>> Kia EV9 Ditarik Kembali karena Masalah Airbag yang Berisiko pada Anak
Di bagian belakang, Mako memiliki lampu LED memanjang penuh dan elemen pelindung bodi berwarna hitam. Pelek alloy hitam turut melengkapi tampilannya.
Di dalam kabin, Mako menawarkan kluster instrumen digital dan layar kontrol sentuh mengambang berukuran sekitar 15,6 inci.
Sistem DiLink 100 menjadi otaknya.
Mako menggunakan teknologi DM (Dual Mode) generasi kelima dari BYD. Powertrain-nya menggabungkan mesin 1.5L naturally aspirated dengan motor listrik.
Mesin saja menghasilkan tenaga maksimum 73 kW (98 hp) dan torsi 12,4 kg·m.
>>> Hyundai Siap Kurangi Biaya Baterai 30% dan Perpanjang Umur Baterai 20%
Dengan baterai 12,9 kWh dan motor listrik, total tenaga mencapai 166 kW (223 hp) dan torsi 40,8 kg·m.
Versi awal menggunakan transmisi otomatis DHT dengan penggerak roda depan. BYD berencana meluncurkan versi 4WD dengan motor belakang untuk penggerak listrik murni.
Menariknya, powertrain Mako kompatibel dengan bahan bakar etanol, sesuai preferensi energi di Brasil.
Untuk penanganan dan beban, Mako menggunakan suspensi depan MacPherson strut dan suspensi belakang multi-link independen. Pegas dan peredam kejut diperkuat untuk menahan beban kargo.
