otomotif1.com

Kamera Depan Honda Bermasalah, Pemilik Klaim Rugi Hampir Rp48 Juta

Kamera Depan Honda Bermasalah, Pemilik Klaim Rugi Hampir Rp48 Juta
Kamera Depan Honda Bermasalah, Pemilik Klaim Rugi Hampir Rp48 Juta

Pemilik Honda Clarity mengaku harus membayar hampir $3.000 untuk perbaikan kamera depan yang bermasalah. Gugatan class action diajukan di California.

Ukuran teks

Seorang pemilik Honda Clarity di Amerika Serikat mengaku harus merogoh kocek hampir US$3.000 untuk memperbaiki kamera depan yang bermasalah.

Masalah pada sistem kamera depan ini disebut memicu munculnya berbagai peringatan dan bahkan bisa membuat sistem mati total.

>>> BYD Mako Resmi Meluncur di Brasil, Pikap PHEV Berbasis Song Plus

Dua gugatan class action telah diajukan di California dalam beberapa bulan terakhir terkait masalah ini.

Gugatan Class Action Terhadap Honda

Gugatan terbaru diajukan oleh Beverly Mason, warga Virginia, di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Tengah California.

Ia menuntut Honda karena sistem Honda Sensing yang mengandalkan kamera depan di kaca depan dinilai bermasalah.

Sistem ini seharusnya mendeteksi bahaya di jalan, menjaga posisi lajur, dan mengurangi risiko tabrakan.

>>> Kia EV9 Ditarik Kembali karena Masalah Airbag yang Berisiko pada Anak

Namun, sistem tersebut bisa tidak berfungsi dengan baik, memicu berbagai pesan peringatan, atau bahkan gagal total.

Mason membeli Honda Clarity 2018 pada 2019 dan mulai menerima banyak peringatan tentang fungsi Honda Sensing pada Desember tahun lalu.

Ia mengaku harus membayar hampir US$3.000 untuk memperbaiki kamera dan sistem keselamatan, namun tidak ada jaminan masalah tidak akan muncul lagi.

>>> Hyundai Siap Kurangi Biaya Baterai 30% dan Perpanjang Umur Baterai 20%

Model yang terdampak dalam gugatan ini meliputi Honda Odyssey 2018-2025, Pilot 2018-2025, Civic 2022-2025, HR-V 2023-2025, dan Clarity 2018-2021.

Halaman 1 dari 2: 1 2

Update Terbaru

Lihat semua