Tim peneliti Tianmushan Lab dan Tsinghua University mengembangkan baterai lithium metal dengan kepadatan energi 600 Wh/kg, mengatasi keterbatasan baterai konvensional untuk eVTOL dan drone.
>>> Mazda Perkuat Pasar Jawa Timur lewat Tiga Model Terbaru di GIIAS Surabaya 2026
Berdasarkan data uji, sel pouch 10Ah dengan katoda terner nikel tinggi mencapai kepadatan energi 550,7 Wh/kg, mempertahankan 80% kapasitas setelah 180 siklus.
Ketika dipasangkan dengan bahan katoda berbasis mangan kaya lithium, energi spesifik reversibel meningkat menjadi 602,5 Wh/kg – peningkatan lebih dari 50% dibandingkan baterai daya arus utama.
Meskipun hasilnya mengesankan, para peneliti mencatat bahwa teknologi ini masih dalam tahap penelitian laboratorium.
>>> Hyundai Bawa IONIQ 9 dan Harga Baru STARGAZER ke GIIAS Surabaya 2026
Iterasi teknis lebih lanjut diperlukan sebelum baterai dapat diproduksi massal untuk aplikasi komersial.
