Dari Buick Y-Job hingga Ford Probe, delapan dekade konsep mobil inovatif yang mengubah industri otomotif. Simak daftar lengkapnya.
Istilah 'mobil konsep' kini sering disematkan pada model produksi yang hampir meluncur. Namun, dulu istilah itu hanya untuk desain paling mutakhir yang menunjukkan imajinasi tanpa batas.
Berikut adalah delapan dekade konsep mobil paling visioner dan berpengaruh yang pernah diciptakan.
Era 1930-an hingga 1950-an: Cikal Bakal dan Zaman Jet
Buick Y-Job (1939) dianggap sebagai mobil konsep pertama di dunia, meski sebenarnya Volvo Venus Bilo (1933) lebih dulu.
Namun, Y-Job membuat bos desain GM, Harley Earl, terkenal.
Mobil ini memiliki lampu tersembunyi, jendela elektrik, dan atap bertenaga yang tersembunyi di bawah hard tonneau, serta menjadi ciri desain mobil Amerika pasca-Perang Dunia II.
Buick LeSabre (1951) menangkap optimisme zaman jet.
Dengan tinggi satu kaki lebih rendah dari mobil produksi saat itu, LeSabre bermesin V8 335bhp dilengkapi kaca depan melingkar, lampu tersembunyi, dan sirip ekor besar yang menjadi tren di Amerika sepanjang 1950-an.
Atap bertenaga bisa aktif otomatis saat hujan.
Ford XL500 (1953) menawarkan transmisi otomatis tombol tekan, AC, telepon, dan dongkrak built-in.
Alfa Romeo BAT 5 (1953) mengejar aerodinamika ekstrem dengan koefisien drag hanya 0,23, mampu mencapai 120 mph meski bermesin 100bhp.
Buick Wildcat II (1954) dengan konstruksi fiberglass dan hidung 'sayap terbang' mirip Corvette awal. De Soto Adventurer II Coupé (1954) mengusung garis bersih dan lampu belakang terinspirasi afterburner.
Ford FX Atmos (1954) memiliki antena kendali untuk menghindari tabrakan, kaca kanopi, dan kursi tiga.
GM Firebird I (1954) menggunakan sistem kontrol tunggal tanpa setir, dengan turbin gas yang juga bisa memberi daya rumah.
Ford Mystere (1955) memiliki kaca depan melingkar penuh dan kabin yang miring ke atas seperti kanopi.
Lincoln Futura (1955) terkenal sebagai Batmobile, dengan kubah Plexiglass ganda dan sirip depan-belakang.
Buick Centurion (1956) terinspirasi jet tempur, dengan kamera di buritan yang menampilkan gambar di layar TV dasbor—teknologi yang baru kini hadir di mobil produksi.
GM Firebird II (1956) dan III (1958) dibuat dari titanium, dirancang untuk jalan berpemandu (cikal bakal otonom), dan Firebird III terinspirasi roket antariksa.
Oldsmobile Golden Rocket (1956) memiliki setir yang bisa diatur daya, kursi naik dan berputar saat pintu dibuka.
Ford X-1000 (1957) bisa dipasangi mesin di depan atau belakang, dengan TV dan kanopi retractable. XP-700 Corvette (1958) mengganti kaca spion dengan periskop.
Cadillac Cyclone (1959) dilengkapi radar di hidung untuk menghindari rintangan, cikal bakal adaptive cruise control.
Era 1960-an hingga 1980-an: Wedge, Otonom, dan Aerodinamika
Chrysler Turboflite (1961) memiliki turbin regeneratif setengah berat V8, kaca kanopi elektrik, dan rem udara.
GM Runabout (1964) adalah mobil kota tiga roda dengan aerodinamika panah, dilengkapi kereta belanja di bagasi.
Lamborghini Marzal (1967) memiliki 48,4 kaki persegi kaca, dengan AC untuk mengatasi panas.
Alfa Romeo Carabo (1968) memperkenalkan pintu sayap kumbang yang kemudian dipakai Countach.
Mercedes-Benz C-111 (1969) bermesin Wankel tiga rotor 280bhp, kemudian versi diesel memecahkan rekor kecepatan 200 mph pada 1978.
Buick Century Cruiser (1969) adalah mobil otonom dengan kursi yang bisa direbahkan, TV, meja lipat, dan kulkas.
Lancia Stratos Zero (1970) setinggi hanya 83 cm, mendominasi desain supercar selama 15 tahun. Maserati Boomerang (1971) memengaruhi Lotus Esprit dan DeLorean DMC-12.
Ford Probe (1979-1985) menguji aerodinamika hingga koefisien drag 0,137, sama dengan jet tempur F-16.
Ford Ghia Cockpit (1981) adalah mobil mikro perkotaan dengan mesin motor 200cc 12bhp, irit 75 mpg. Italdesign Capsula (1982) menawarkan visi mobilitas pribadi masa depan.
