Audi membangun supercar Nuvolari dalam 405 hari. Kepala desain Massimo Frascella menolak sayap belakang, lalu solusi spoiler adaptif menghasilkan kecepatan 217 mph.
Audi menciptakan supercar Nuvolari dalam waktu 405 hari. Proses pengembangan yang singkat ini menjadi sorotan utama.
Kepala desain Audi, Massimo Frascella, mengambil keputusan berani dengan menolak pemasangan sayap belakang pada mobil tersebut.
Solusi Spoiler Adaptif
Penolakan tersebut mendorong tim untuk mencari solusi alternatif. Hasilnya adalah penggunaan spoiler adaptif yang dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan aerodinamis.
Spoiler adaptif ini menjadi kunci untuk menjaga stabilitas mobil pada kecepatan tinggi.
Dengan solusi tersebut, Audi Nuvolari mampu mencapai kecepatan tertinggi 217 mph atau sekitar 349 km/jam.
Keputusan desain yang tidak konvensional ini justru menghasilkan performa yang impresif.
Nuvolari menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu dan keberanian desain dapat menghasilkan karya luar biasa.
