Geely menarik hampir 93.000 kendaraan, mayoritas Lynk & Co, karena kerusakan unit LiDAR yang berpotensi membahayakan keselamatan. Recall mencakup lima model.
Administrasi Regulasi Pasar China mengumumkan penarikan kembali (recall) yang melibatkan hampir 93.000 kendaraan produksi Geely.
Langkah ini diambil setelah ditemukan kerusakan pada unit LiDAR yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
Penarikan terbesar mencakup 74.037 unit Lynk & Co yang diproduksi antara 8 Januari 2025 dan 12 Desember 2025.
Model yang terdampak meliputi Lynk & Co 900, Lynk & Co 10 EM-P, Lynk & Co 07, dan Lynk & Co 08.
Selain itu, Geely juga menarik 18.878 unit Galaxy M9 karena masalah yang sama. Total kendaraan yang ditarik mencapai 92.915 unit dari dua merek dan lima model.
Penyebab Kerusakan LiDAR
Menurut pengumuman resmi, kerusakan terjadi akibat fluktuasi manufaktur di tingkat pemasok. IC daya di dalam unit LiDAR diduga rusak selama proses produksi.
Cacat ini dapat menyebabkan sistem bantuan mengemudi gagal mengenali, memperingatkan, atau menangani objek tertentu secara memadai. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan dalam situasi ekstrem.
Lynk & Co berkomitmen mengganti unit LiDAR yang terdampak secara gratis. Pemilik kendaraan akan dihubungi untuk menjadwalkan perbaikan.
Data dari Jiemian News menunjukkan bahwa penjualan kumulatif keempat model Lynk & Co pada 2025 mencapai 147.800 unit.
Artinya, sekitar setengah dari kendaraan tersebut terdampak recall.
Unit LiDAR pada model Lynk & Co yang ditarik dipasok oleh RoboSense.
Perusahaan tersebut memiliki kemitraan erat dengan Geely dan produknya digunakan secara luas di merek Zeekr, Lynk & Co, dan Galaxy.
Keluhan Pemilik dan Penanganan Purnajual
Sejak Juni, pemilik kendaraan melaporkan peringatan "kegagalan fungsi LiDAR depan" dan terkuncinya fitur bantuan mengemudi tingkat lanjut. Banyak yang mengeluhkan kurangnya transparansi dari dealer 4S.
Beberapa dealer awalnya mengaitkan masalah dengan kaca depan yang kotor.
Seorang pemilik Lynk & Co 10 EM-P yang mengalami dua kegagalan dalam setahun mengaku tak lagi berani menggunakan fitur mengemudi cerdas di jalan kota.
Penanganan purnajual Lynk & Co juga menuai sorotan.
Pemilik melaporkan paket kompensasi yang tidak konsisten, mulai dari voucher perawatan tunggal hingga garansi seumur hidup atau poin hadiah.
Proses penggantian LiDAR memerlukan pembongkaran sebagian lapisan atap. Pemilik khawatir hal ini dapat menyebabkan bunyi berdecit, masalah penyegelan, dan penurunan nilai jual kembali kendaraan.
Krisis kualitas ini datang di saat yang sulit bagi Lynk & Co. Penjualan merek tersebut turun tajam, dengan angka Juli turun 40% dibandingkan tahun lalu.
Untuk tujuh bulan pertama tahun ini, penjualan kumulatif mencapai 160.600 unit. Angka tersebut kurang dari 40% dari target tahunan 400.000 kendaraan.
