otomotif1.com

Spoiler Durango Kembali Bermasalah, Recall Ketiga untuk 74 Ribu Unit

Spoiler Durango Kembali Bermasalah, Recall Ketiga untuk 74 Ribu Unit
Spoiler Durango Kembali Bermasalah, Recall Ketiga untuk 74 Ribu Unit

Chrysler menarik 74.578 Dodge Durango 2021-2023 karena spoiler belakang bisa lepas. Ini recall ketiga, namun perbaikan permanen belum tersedia.

Ukuran teks

Chrysler kembali menarik 74.578 unit Dodge Durango produksi 2021-2023. Penyebabnya, spoiler belakang berpotensi lepas dan menjadi serpihan di jalan.

Ini adalah kali ketiga SUV tersebut ditarik untuk masalah yang sama. Namun, solusi permanennya masih belum tersedia.

>>> 542 Model Baru dalam 5 Bulan, Industri Otomotif China Mulai Khawatir

Investigasi FCA dimulai setelah data lapangan menunjukkan recall sebelumnya tidak berhasil memperbaiki masalah. Kini, mereka mengakui masih ada potensi bahaya.

Menurut dokumen yang diajukan ke NHTSA, sebagian Durango memiliki spoiler yang terlalu rata dengan atap. Saat pintu bagasi dibuka-tutup, spoiler bisa membentur bodi dan lama-kelamaan longgar.

Pemilik mungkin mendengar bunyi benturan atau suara gemerincing saat berkendara. Jika spoiler benar-benar lepas, bisa menjadi benda asing di jalan raya.

>>> BMW M2 Kembali Akan Hadir dalam Versi Spesial Sebelum 2029

Keluhan pemilik bermunculan di berbagai forum. Salah satu pengguna CarComplaints.

com menulis, "Spoiler belakang saya jatuh saat melaju dan tidak bisa ditemukan."

FCA berharap recall ini mencegah kejadian serupa. Namun, perbaikan masih dalam tahap pengembangan.

Dealer dijadwalkan menerima pemberitahuan pada 20 Agustus, sementara surat pemberitahuan pemilik akan dikirim mulai 10 September.

>>> Genesis GV90 Berpeluang Hadir Versi EREV, Jawaban atas Keterbatasan Cadillac Escalade IQ

Pemilik Durango disarankan memeriksa VIN dan memperhatikan suara baru dari liftgate. Spoiler ini ternyata lebih rewel daripada mesin V8-nya.

Hingga 29 Juli, FCA mencatat delapan catatan bantuan pelanggan, 116 klaim garansi, dan 37 catatan layanan lain yang terkait masalah ini.

Laporan tersebut berasal dari Mei 2022.

>>> BMW Pertahankan Layar Sentuh, Hyundai dan VW Pilih Tombol Fisik

Perusahaan menegaskan belum ada kecelakaan atau cedera akibat cacat ini.

Update Terbaru

Lihat semua